Pemerintahan Beramal Diuji Defisit Anggaran, Wabup Bone Klaim Tetap Efektif
2 min read
Bone | Intipos.com – Menjelang satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman–Andi Akmal Pasluddin, Aliansi Media dan Wartawan Indonesia (AMWI) Kabupaten Bone menggelar dialog publik, Sabtu (27/12/2025).
Kegiatan yang diinisiasi Ketua AMWI Bone, Dedi Hamzah, tersebut berlangsung di salah satu warkop di Kota Watampone dan dihadiri langsung Wakil Bupati Bone, Andi Akmal Pasluddin.
Dalam dialog tersebut, Andi Akmal mengungkapkan bahwa sejak awal pemerintahan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman-Andi Akmal Pasluddin dengan slogan “Beramal” langsung dihadapkan pada kondisi keuangan daerah yang defisit serta adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Meski demikian, ia menegaskan hal itu tidak menjadi alasan untuk mengeluh ataupun mengendurkan kinerja pemerintahan.
“Saya tidak mengeluh dengan kondisi defisit maupun pemotongan anggaran dari pusat. Itu justru menjadi tantangan untuk bekerja lebih efektif dan efisien,” ujar Andi Akmal.
Ia juga memaparkan, sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Pemerintah Kabupaten Bone telah berhasil meraih 11 penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
Di awal masa jabatannya, pemerintah daerah menargetkan perbaikan infrastruktur jalan dengan total sekitar 100 kilometer, mencakup jalan kabupaten, jalan provinsi, hingga jalan nasional. Khusus di wilayah Kota Bone, tercatat sekitar 40 kilometer jalan dalam kondisi rusak.
“Alhamdulillah, berkat bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi, khususnya untuk perbaikan jalan rusak dalam kota. Kabupaten Bone memperoleh anggaran sekitar Rp42 miliar,” jelasnya.
Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Andi Akmal juga mengklaim pemerintah daerah melakukan penghematan anggaran, salah satunya melalui pemangkasan belanja makan dan minum di organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia menambahkan, melalui dukungan bantuan keuangan provinsi, target jalan mulus sepanjang kurang lebih 100 kilometer kini telah tercapai, mencakup jalan kabupaten, provinsi, dan nasional. (Rustan)
