Miris, Dua Tahun Kasus Rudapaksa di Cenrana Belum Terungkap, Yang Dulunya Tersangka Sudah Tidak di Bone
1 min read
Gambar Ilustrasi
Bone | Intipos.com – Miris, sudah dua tahun kasus rudapaksa di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, yang mengakibatkan seorang siswi kelas 2 Madrasah Tsanawiyah berinisial J (14) meninggal dunia.
Meskipun sebelumnya pihak kepolisian telah menetapkan seorang siswa berinisial AM (15) sebagai tersangka dan sempat di tahan, namun sampai saat ini pihak kepolisian Polres Bone belum berhasil mengungkap siapa pelakunya sebenarnya
Informasi berhasil dirangkum Intipos.com, kejadiannya disalah satu rumah milik OR, yang hanya berkisaran beberapa meter dari sekolah korban.
Kata warga Cenrana, yang menjadi pertanyaan siapa yang membawa korban ke rumah OR.
“Informasi yang beredar di masyarakat. Sebelumnya yang ditetapkan sebagai tersangka katanya teman dekat korban,”
Menurut warga, ia menduga ada kejanggalan, kalau pihak kepolisian tidak bisa mengungkap kasus sadis ini. Karena TKPnya jelas dan pemilik rumah pun jelas.
“Sekarang rumah itu sudah tidak ada, dan sudah terbongkar,” kata warga Kecamatan Cenrana, Jumat (16/05/25) kemarin.
Lanjut kata warga, selain itu, pemilik rumah maupun yang dulunya sudah ditetapkan tersangka juga sudah tidak ada di Cenrana.
“Setelah dilepaskan oleh pihak kepolisian memang tidak kembali ke Cenrana, yang dulunya tersangka kabarnya sekarang tinggal di Jakarta,” katanya lagi dan meminta tidak disebutkan namanya.
Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Alvin Aji Kurniawan dikonfirmasi ia menuturkan akan melakukan pengecekan.
“Kami cek dulu yaa ke penyidik yang tangani,“ singkat Kasat Reskrim
(Biro Sulsel)
