Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kerjasama DHD45 dan Kwarda Sumut Ditandatangani

2 min read
Kerjasama DHD45 dan Kwarda Sumut

INTIPOS | MEDAN –  Ketua Umum DHD 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M Hasyim mengingatkan para pelaku sejarah maupun pemerintah untuk tidak mewariskan kepada generasi muda dan generasi melinial sebagai Generasi Pelupa Sejarah.

Pernyataan itu disampaikan dalam sambutan tertulis yang dibacakan Ketua Harian Brigjen TNI (Purn) dr.Herry Kurmiyadi pada acara Penandatangan Naskah Kerjasama Program dengan Kwartir Gerakan Pramuka Sumut yang di ketuai H Nurdin Lubis SH MM tentang Pembentuka Kader Bangsa dan Bela Negara dalam rangka Pembinaan nilai nilai kejuangan 45 kepada generasi muda di Kantor Kwarda Pramuka Sumut, Jumat (25/9/2020).

“Bangsa ini akan rapuh jika generasinya tidak memiliki rasa nasionalisme,jiwa kebangsaan,dan cinta kepada nilai2 luhur bangsanya,” ujarnya.

baca juga : Ketua MPKT Syaiful Syafri : 9000 Masyarakat Gotong Royong di 151 Desa

Di tengah era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi, komunikasi dan informasi yang tidak lagi dunia dibatasi oleh ruang dan waktu, menjadi kewajiban bersama terutama pelaku dan penerus sejarah untuk memberikan edukasi dan pemahaman nilai2 kejuangan, patriotisme,cinta tanah air, bela negara dan nilai2 luhur Pancasila dan pendidikan karakter kepada generasi bangsa, generasi milinial.
Mereka juga harus diajarkan tentang “succes strory “para pendiri2 bangsa dan pejuang bagaimana keteladanan mereka mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi, golongan,partai, kerabat, kapitalis serta simbol2 identitas lainnya.

Sementara itu Ketua Kwarda Pramuka Sumut H Nurdin Lubis SH MH menyatakan Garakan Pramuka sebagai tunas bangsa memiliki tanggung jawab dalam membela negara, menamkan jiwa nasionalisme dan bela negara selama ini terus diajarkan tentang nilai nilai kejuangan dan budi luhur Pancasila sebagai falsafah dan idiologi negara. Oleh karena kerjasama yabg dilakukan bersama DHD45 Sumut memiliki.makna strategis apalagi kedua lembaga ini sama sama dibentuk oleh pemerintah.

” Pramuka dan Badan Pembudayaan DHD45 merupakan jembatan bathin yang menggambarkan hubungan yang tifak terputus antara generasi pemberi nilai nilai sejarah dengan generasi yang akan mewarisi dan menjalankan nilai nikai sejarah itu sesuai zaman, ruang dan waktu” ujar mantan Sekdaprovsu itu.
Penandatangan tangan kerjasama program ini akan dilaksanakan selama satu tahun dan bila bermanfaat lebih akan dilanjutkan pada kerjasama berikutnya.

baca juga : https://siberindo.co/28/09/2020/mauro-icardi-sumbang-dua-gol-psg-pulang-dengan-poin-penuh/

Sementara itu Panitia Kegiatan Kerjasama Program yang di Ketua H Nasrun Lubis untuk kegiatan selama tahun 2020 menjelaskan akan menggelar kegiatan yaitu :

a. Forum Grup Discusion membahas stategi dalam mensosialisasikan dan mengedukasi generasi muda tentang fungsi lapangan Merdeka sebagai Cagar Budaya,Sidik Jari Proklamasi 1945 dan Kawasan Jalur Hijau”dengan narasumber : Ichwan Azhari M.Phill.MA (Unimed), Dr Suprayetno (sejarawan USU),Shoibul Anshor Siregar (Pengamat sosial politik), H.Sofyan Harahap ( Redaktur Utama Skh Waspada) dan Effendi Naibaho ( aktivis peduli lapangan Merdeka)

Atas dasar itu Badan Pembudayaan DHD45 Sumut melakukan Penandatangan Kerjasama Program dengan Kwarda Pramuka Sumut yang dilakukan oleh Ketua Umum DHD45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M.Hasyim diwakili Ketua Harian Brigjen TNI (Purn) dr Herry Kusmiyadi dengan Ketua Kwarda Pramuka Sumut H Nurdin Lubis,di Medan (jum’at 25/09/2020).

“DHD45 dan Pramuka adalah jembatan bathin dan penghubung antara generasi pendahulu dan generasi penerus agar nilai dan peristiwa sejarah bangsa tidak terputus atau sengaja diputuskan”.