Ironi di Balik Prestasi Adipura Bone, Petugas Kebersihan Mengaku Belum Digaji Sepanjang 2026
1 min read
Ilustrasi
Bone | Intipos.com – Di balik capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Bone yang berhasil menembus 10 besar nasional dalam penilaian Adipura, tersimpan fakta memprihatinkan. Sejumlah petugas kebersihan non paruh waktu mengaku belum menerima gaji sejak awal tahun 2026.
Dikutip dari laman bone.go.id , Penghargaan tersebut diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam sebuah acara di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel pada Minggu (29/03/2026). Pengakuan itu diberikan atas kinerja Pemkab Bone dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di berbagai sektor.
Namun, capaian tersebut justru berbanding terbalik dengan kondisi para petugas kebersihan di lapangan.
“Sampai sekarang, tahun ini kami belum pernah terima gaji,” ungkap salah seorang petugas kebersihan yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bone, Dray Vibrianto, S.IP., M.Si., saat dikonfirmasi pada Jumat (3/04/2026), membenarkan bahwa petugas kebersihan non paruh waktu memang belum menerima pembayaran gaji.
Ia menjelaskan, keterlambatan tersebut disebabkan oleh proses penyelesaian regulasi yang masih berlangsung di Bagian Hukum Setda Bone.
“Yang belum terima gaji petugas non paruh waktu, bukan hanya di DLH. Karena regulasi sementara diselesaikan oleh Bagian Hukum,” jelasnya.
Dray menambahkan “Informasi dari Kabag Hukum, tanggal 9 April rencana harmonisasi. Direncanakan rampung semua di bulan April,”
Kondisi ini memunculkan ironi di tengah prestasi yang diraih. Penghargaan atas kebersihan lingkungan dinilai belum sepenuhnya mencerminkan kesejahteraan para petugas yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan tersebut.
(Rustan)
