Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

IPAL Tidak Berfungsi, Sementara Puskesmas Berada Ditengah Pemukiman Warga

1 min read

Bone | Intipos.com – Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) medis puskesmas kecamatan Cenrana, kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga tidak berfungsi.

Sementara puskesmas berada di tengah-tengah pemukiman, sehingga terindikasi dapat mencemari lingkungan serta dapat membahayakan kesehatan warga yang bermukim di sekitaran puskesmas tersebut.

Berdasarkan pantauan intipos.com, Senin (10/06/24), Instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) medis itu terlihat berfungsi dengan adanya mesin reaktor terus berjalan. Namun diduga hanya mengelola genangan air hujan, pasalnya terdapat beberapa jaringan instalasi terputus.

IPAL merupakan tempat pengolah air limbah medis berupa sisa-sisa produk baik itu biologis maupun non biologis yang dihasilkan puskesmas.

Baca Juga  Pangdam Mayjen TNI Rafael Pimpin Sertijab Pejabat Kodam Brawijaya

Limbah medis bisa berupa darah, cairan tubuh, maupun alat-alat yang sudah terkontaminasi seperti jarum suntik, kain kasa, selang infus, dan lain-lain.

Dilangsir dari berbagai sumber, Limbah medis tergolong dalam katagori bahan berbahaya dan beracun (B3) sehingga berpotensi membahayakan komunitas jika pembuangan limbah medis tidak memenuhi syarat akan menimbulkan bahaya terhadap masyarakat di sekitar lokasi pembuangan.

Sehubungan hal tersebut, awak media mencoba melakukan konfirmasi, namun kepala puskesmas (Kapus) Cenrana sedang tidak ada di tempat.

Pada kesempatan itu, Sahari Bulan selaku TU puskesmas Cenrana mengatakan, kepala puskesmas lagi ada kegiatan diluar.

Baca Juga  Eksplorasi Pertambangan Ilegal di Madina Sulap Sawah Jadi Kawah

Sampai berita ini dimuat, kepala puskesmas, Hj.Rahma belum dapat diambil keterangannya.

(Rustan)