Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Banyuasin Geger, Kacab Bank BPR Ditemukan Tewas Dikamar Tidur

2 min read
Kacab Bank BPR Ditemukan Tewas Dikamar Tidur

Kacab Bank BPR Ditemukan Tewas Dikamar Tidur

 

Banyuasin | Intipos.com –  Diketahui inisial HS (35) itu sebagai Pimpinan Cabang Bank BPR Kabupaten Banyuasin Prov. Sumatera Selatan membuat geger setelah diketemukan tewas dalam kamar Mess BPR, pada Selasa, (31/3/2026).

 

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino dikonfirmasi via WhatsApp melalui humas Polres Banyuasin dirilisnya bahwa, Korban pertama kali ditemukan oleh rekan kerjanya yang hendak membangunkan untuk bekerja. Setelah pintu digedor tanpa ada respons, akhirnya pintu dibukanya paksa dan korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan terlihat pada leher terjerat tali tambang warna putih.

Baca Juga  Perang AS - Iran Merubah Arus Lenskap Dunia, Posisi Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Prabowo - Gibran?

 

Personil Polres Banyuasin dapat laporan langsung datangi TKP dan melakukan olah TKP sekaligus mengamankan barang bukti berupa tali tambang, dompet dan handphone korban serta diambil dokumentasi.

 

Lalu Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Banyuasin untuk dipakukan pemeriksaan awal dan selanjutnya di bawa ke RS Bhayangkara M. Hasan Palembang untuk rencana autopsi. Pihak keluarga yang ada di Curup tidak dapat hadir dan memberikan kuasa kepada PT. BPR Tiurganda.

 

Setelah jenazah ketika tiba di RS Bhayangkara, dari pihak keluarga hanya diminta untuk dilakukan pemeriksaan luar saja, menolak untuk di autopsi. Sedang dari hasil pemeriksaan luar, ditemukan luka jerat melingkar di leher korban, tak ada tanda-tanda kekerasan dan ditemukan cairan putih di bagian alat kelamin.

Baca Juga  Perang AS - Iran Merubah Arus Lenskap Dunia, Posisi Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Prabowo - Gibran?

 

Usai pemeriksaan oleh petugas, jenazah diserahkan kepada pihak kuasa. Barang milik korban telah dikembalikan kepihak keluarga melalui karyawan PT. BPR Tiurganda.

 

“Kegiatan selesai pukul 20.17 WIB, jenazah langsung diantar dengan ambulance berangkat menuju Curup untuk diserahkan kepihak keluarganya”.(waluyo)