Penyidik KPK Sisir Kantor Dinas Pendidikan Langkat, Bawa Dua Koper Usai Penggeledahan
2 min read
LANGKAT | Intipos.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan rangkaian penyidikan di Kabupaten Langkat dengan menggeledah Kantor Dinas Pendidikan, Penggeledahan yang dimulai sejak pagi itu berlangsung hingga sekitar tengah hari di bawah pengawalan ketat personel Brimob bersenjata lengkap. Rabu (08/07/26)
Sejak tim penyidik tiba di lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, akses menuju kantor dijaga aparat keamanan. Sejumlah personel Brimob tampak bersiaga di beberapa titik, sementara sebuah mobil Toyota Kijang Innova yang diduga digunakan tim KPK terparkir di halaman kantor.
Selama proses berlangsung, penyidik melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan. Hingga penggeledahan berakhir, KPK belum menyampaikan informasi resmi mengenai ruang yang diperiksa maupun dokumen yang menjadi fokus pencarian.
Sekitar pukul 12.30 WIB, tim penyidik meninggalkan Kantor Dinas Pendidikan dengan membawa dua koper yang diduga berisi dokumen. Berkas-berkas tersebut diduga akan digunakan untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Langkat, Syah Afandin.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan Syah Afandin bersama salah seorang tim suksesnya, Yaqub Abdhal Al Mu’arif, sebagai tersangka. Meski demikian, hingga kini KPK belum menjelaskan secara terbuka keterkaitan penggeledahan di Dinas Pendidikan dengan perkara yang sedang ditangani.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Ilhamsyah Bangun, membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Menurutnya, kedatangan penyidik KPK merupakan bagian dari upaya melengkapi alat bukti dalam proses penyidikan.
“Kedatangan tim KPK untuk melengkapi bukti-bukti yang dibutuhkan dalam proses penyidikan. Kami mendukung dan bersikap kooperatif terhadap seluruh proses yang dilakukan penyidik,” ujar Ilhamsyah.
Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti ruangan mana saja yang diperiksa karena seluruh proses merupakan kewenangan penyidik. Begitu pula dengan dokumen yang dibawa, dirinya menyebut hanya berkas yang diminta penyidik yang diserahkan untuk kepentingan penyidikan.
Meski penggeledahan menjadi perhatian para pegawai dan awak media yang berada di lokasi, tim KPK memilih tidak memberikan keterangan usai menyelesaikan kegiatan tersebut. Para penyidik langsung meninggalkan kantor dengan membawa dua koper yang diduga berisi dokumen.
Sampai berita ini diturunkan, KPK masih belum mengungkap hasil penggeledahan maupun barang bukti yang berhasil diamankan dari Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat. (Ay29)
