18 Oktober 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Wabup Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026 dan Pelatihan UMKM

2 min read

Asahan | Intipos.com – Wakil Bupati (Wabup) Asahan Rianto SH, MAP secara resmi membuka program pemagangan nasional tahun 2026 dan sekaligus pelatihan peningkatan produktivitas bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertempat di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Asahan, Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu (26/08/2026) Pukul 09.00 WIB.

 

Kegiatan tersebut turut di hadiri OPD terkait, Kepala Cabang BPS Kabupaten Asahan,  Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, Direktur RSU Chatarina Kisaran, para peserta pelatihan serta tamu undangan lainnya.

 

Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan Sutiono, S.H., S.Sos., M.Si., dalam laporannya menyampaikan

kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 tentang Sistem Pelatihan Kerja Nasional dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 36 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Pemagangan di Dalam Negeri.

 

Dikatakannya, untuk Program Pemagangan Nasional berlangsung mulai 10 Agustus 2026 hingga 10 Februari 2027,  dilaksanakan di tiga lokasi mitra: BPS Kabupaten Asahan, BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, dan RSU Catharina 1914.

Baca Juga  Polres Langkat Gelar KRYD Dini Hari, Sejumlah Titik Strategis Disisir

 

Sedangkan untuk Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi UMKM digelar 26–29 Agustus 2026 di lingkungan UPTD BLK Kabupaten Asahan.

 

“Untuk program pemagangan diikuti sebanyak 37 peserta, 3 orang di BPS Asahan, 5 orang di BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, dan 29 orang di RSU Catharina 1914. Untuk pelatihan peningkatan produktivitas bagi pelaku UMKM diikuti sebanyak 25 peserta,” ucapnya sembari mengatakan tujuan kegiatan ini adalah mendorong pelaku usaha naik kelas, memperluas akses pasar, serta mendongkrak penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran di wilayah Kabupaten Asahan.

 

Sementara, Wabup Asahan pada kesempatan itu menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan berkomitmen penuh menyukseskan visi nasional mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.

 

Menurutnya, program ini bukan sekadar pemagangan biasa, karena pemerintah menjamin dasar peserta secara layak yakni, uang saku penuh, disesuaikan dengan standar Upah Minimum Kabupaten dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing peserta, Perlindungan jaminan sosial, berupa BPJS Ketenagakerjaan dengan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, Sertifikasi resmi gratis dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah lulus uji kompetensi di akhir masa pemagangan.

Baca Juga  Pemko Siantar Rakor, Siaga Darurat Bencana Kabut Asap Karhutla

 

“Gunakan waktu enam bulan ke depan dengan sebaik-baiknya. Jagalah nama baik daerah, tunjukkan etos kerja yang tinggi, disiplin, jujur, dan seraplah ilmu sebanyak-banyaknya,”ucapnya.

 

Kepada para lembaga mitra penempatan, Wakil Bupati menitipkan putra-putri terbaik daerah agar dibimbing melalui sistem pendampingan yang ketat, sehingga terbentuk tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing.

 

Terakhir, Wabup memberi apresiasi atas terselenggaranya pelatihan produktivitas bagi pelaku UMKM, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan manajerial dan analisis pasar peserta, yang pada akhirnya berimbas pada kenaikan pendapatan usaha.(Intipos.RS).