Cegah Potensi Banjir, Kapolda Sulsel Pimpin Kerja Bakti Bersihkan Kanal di Makassar
3 min read
Makassar | Intipos.com – Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel), Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., memimpin aksi kerja bakti membersihkan kanal di sepanjang Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Rappocini, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi potensi genangan dan banjir saat musim penghujan. Melalui aksi tersebut, Polda Sulsel juga mendorong penguatan sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam merawat fasilitas lingkungan.
Kerja bakti itu melibatkan para pejabat utama (PJU) Polda Sulsel, ratusan personel gabungan dari Satuan Brimob, Direktorat Samapta, Polsek Rappocini, serta masyarakat setempat.
Sejak pagi, personel kepolisian bersama warga bergotong royong mengangkat sampah plastik, membersihkan gulma, dan menyingkirkan endapan sedimen yang berpotensi menghambat aliran air kanal.
Kehadiran Kapolda Sulsel di lokasi menjadi bentuk dukungan langsung terhadap kegiatan tersebut. Kanal yang dibersihkan merupakan salah satu bagian penting dari sistem drainase Kota Makassar, sehingga kebersihannya perlu dijaga untuk membantu memperlancar aliran air.
Kapolda Tekankan Pentingnya Pencegahan Banjir
Kapolda Sulsel, Irjen Pol. M. Awal Chairuddin, mengatakan kerja bakti tersebut bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan wujud implementasi program prioritas Kapolri, khususnya semangat Polri Bersama Masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), serta pendekatan green policing atau kepolisian yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.
Menurutnya, kebersihan kanal menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran aliran air, terutama ketika intensitas hujan meningkat.
“Kegiatan kerja bakti ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan komitmen kami menindaklanjuti program Bapak Kapolri, Polri Bersama Masyarakat. Kanal sepanjang Jalan Inspeksi Kanal ini merupakan salah satu urat nadi saluran air di Kota Makassar, sehingga kebersihannya harus tetap terjaga agar aliran air lancar dan dapat mengantisipasi timbulnya genangan maupun banjir manakala masuk musim penghujan nanti,” ujar Awal Chairuddin.
Ia menegaskan, menjaga kebersihan lingkungan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah atau aparat kepolisian. Keterlibatan aktif masyarakat diperlukan agar kebersihan kanal dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Ajak Warga Tidak Buang Sampah ke Kanal
Dalam kesempatan itu, Kapolda Sulsel mengajak masyarakat Kota Makassar meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan menghentikan kebiasaan membuang sampah sembarangan ke kanal dan saluran air.
Ia berharap kegiatan gotong royong tersebut dapat menginspirasi masyarakat di wilayah lain untuk melakukan aksi serupa di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap aksi ini dapat memicu semangat gotong royong masyarakat. Mari kita bersama-sama merawat kota ini dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke dalam saluran air maupun kanal. Lingkungan yang bersih adalah cermin dari masyarakat yang sehat dan peduli,” pungkasnya.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya dapat memberikan dampak besar apabila dilakukan secara konsisten oleh seluruh lapisan masyarakat.
Perkuat Kedekatan Polisi dan Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, Polda Sulsel berharap hubungan antara kepolisian dan masyarakat semakin erat. Peran polisi, kata lain dari menjaga keamanan dan ketertiban, juga diwujudkan melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Pendekatan green policing diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kebersihan kanal, mencegah penyumbatan saluran air, serta mendukung terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih sehat.
Polda Sulsel mengajak masyarakat menjadikan gotong royong sebagai kebiasaan sehari-hari, bukan hanya ketika ancaman banjir muncul. Upaya menjaga kebersihan lingkungan diharapkan menjadi tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kota Makassar yang bersih, asri, dan nyaman.
(RS-Intipos)

