Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Sumut Lampaui Angka Kesembuhan Dunia Masyarakat Diharapkan Konsisten Jalankan 3M

2 min read
angka kesembuhan

INTIPOS | MEDAN – Angka Kesembuhan kasus Covid-19 di Sumatera Utara (Sumut) per tanggal 22 November 2020 mencapai 82,45%, atau meningkat 0,61 poin dibandingkan minggu sebelumnya 81,84%. Angka kesembuhan ini sudah jauh melampaui angka kesembuhan dunia sebesar 69,22% dan terus mendekati angka kesembuhan nasional yang mencapai 84,00%

Hal tersebut disampaikan oleh Whico Irwan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, saat mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, pada siaran langsung mingguan penanganan Covid-19, dari Ruang Sumut Smart Province Kantor Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (23/11)

Whiko mengatakan,
“Tren yang baik dari perkembangan Covid-19 Sumut, tetap harus disadari bahwa kita masih berada pada masa pandemi. Terbukti dengan masih adanya ditemukan penderita Covid positif yang baru setiap harinya, sehingga tetap membutuhkan kewaspadaan dan konsistensi kita untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam aktivitas kehidupan kita sehari-hari,” kata Whiko.

baca juga : https://siberindo.co/25/11/2020/dpr-minta-kppu-usut-dugaan-monopoli-ekspor-benur-di-kkp/

Selanjutnya Whico juga mengatakan bahwa akumulasi penderita Covid-19 di Sumut sejak awal pandemi hingga 23 November 2020 didapatkan angka sebanyak 14.988 penderita. Dengan pasien sembuh mencapai 12.369 orang Dan sebanyak 595 orang pasien penderita meninggal dunia.

Baca Juga  Apresiasi Masukan BI dan Ekonom, Bobby Nasution Dorong Terobosan Ekonomi Sumut Berbasis Potensi Lokal

“Sementara penderita Covid aktif Sumut sebanyak 2.024 orang. Dari angka tersebut, 1.525 penderita melaksanakan isolasi mandiri dan 499 penderita lainnya dirawat isolasi di rumah sakit,” kata Whiko.

Oleh karena itu, Satgas Penanganan Covid-19 Sumut terus mengingatkan masyarakat agar konsisten dan disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari guna memutus rantai penularan Covid-19 dengan cara menjalankan protokol kesehatan 3M, yakni menggunakan masker, menjaga jarak dan hindari kerumunan, serta mencuci tangan dengan air dan sabun.

“Ketiga hal tersebut haruslah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Lonjakan angka penderita Covid-19 akan kembali terjadi bila protokol kesehatan kita abaikan,” imbuh Whiko.

Pemerintah Pusat dan Satgas Covid-19 Sumut sejak awal telah mencanangkan gerakan pemakaian masker pelindung hidung dan mulut. Diharapkan masyarakat mengenakan masker di mana pun. Masker hanya dilepas pada saat tidur, mandi, berwudu, makan dan minum, sambil menjaga jarak dengan orang di sekitarnya.

Baca Juga  Tingkatkan Kewaspadaan dan Membantah Isu Miring, Karutan Klas I Labuhan Deli "Trolling" Blok Hunian

baca juga : Disdik Batubara Gelar Lomba Menghafal 7 Perintah Harian Bupati

“Pemerintah juga mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga jarak interaksi dan menghindari tempat-tempat kerumunan. Jadikanlah protokol kesehatan ini menjadi bagian dari kebutuhan hidup kita yang kita terapkan agar kita tetap sehat tanpa Covid-19,” kata Whiko.

Selain itu Whiko juga menyampaikan, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga meminta kepada kepala daerah kabupaten/kota untuk terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Agar aparat daerah setempat tetap konsisten melaksanakan pengawasan di lapangan, baik masyarakat maupun pelaku usaha, serta melakukan penindakan dan penegakan disiplin protokol kesehatan bagi yang mengabaikannya di daerah masing-masing,” kata Whiko menyampaikan pesan Gubsu. (intipos/sofian)