Skema di Balik Alsintan Bantuan? Jejak Transaksi Rp250 Juta di Bengo Mulai Terbuka
2 min read
Ilustrasi
Bone | Intipos.com – Dugaan praktik jual beli alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah mencuat di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Seorang warga Kecamatan Bengo mengaku membeli alsintan jenis combine harvester dari pihak kelompok tani dengan menggunakan dana pinjaman bank.
Warga Desa Tungke yang meminta identitasnya disamarkan, sebut saja “B”, mengungkapkan bahwa ia membeli Alsintan jenis combine dari kelompok tani di Desa Walimpong, Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone sebut saja “HA” yang juga di ketahui sebagai orang tua dari kepala desa setempat.
“Saya beli combine dari Pak Aji sekitar Rp250 juta. Kalau tidak salah, sudah sekitar dua tahun lalu. Pembayarannya dari pinjaman bank, dan cicilannya masih berjalan sampai sekarang,” ujar “B” saat ditemui pada Maret 2026.
Informasi tersebut kemudian memicu perhatian dari LSM Perkasa. Berdasarkan keterangan sejumlah sumber, organisasi tersebut menilai adanya dugaan penyimpangan dalam pemanfaatan alsintan bantuan pemerintah.
Ketua LSM Perkasa, Arman Rahim, menyatakan pihaknya telah melayangkan laporan resmi ke Polres Bone pada Senin (6/4/2026).
“Hari ini kami telah memasukkan surat pengaduan ke Polres Bone terkait dugaan jual beli alsintan bantuan,” kata Arman singkat.
Ia berharap aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan tersebut, mengingat keberadaan alsintan yang dimaksud diduga sudah tidak lagi berada di wilayah Kabupaten Bone.
“Dari informasi yang kami peroleh, alsintan tersebut saat ini diduga dikuasai oleh warga di Kabupaten Maros. Kami berharap ini bisa segera ditelusuri lebih lanjut,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai dugaan tersebut.
(Rustan)
