Risiko Kecelakaan hingga Ganggu Belajar, Polisi Bone Larang Anak di Bawah Umur Berkendara
2 min read
Bone | Intipos.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone melarang anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Larangan tersebut didasari sejumlah faktor yang dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.
Kasat Lantas Polres Bone AKP Riyanda Putra Utama mengatakan terdapat empat faktor utama yang menjadi alasan anak di bawah umur dilarang mengendarai kendaraan bermotor.
“Ada empat faktor yang membuat anak di bawah umur dilarang keras menggunakan kendaraan bermotor,” ujar Riyanda, Senin (21/9/2026).
Faktor pertama adalah risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Menurut dia, anak di bawah umur dinilai belum memiliki pengalaman berkendara yang cukup dan kestabilan emosi yang baik.
“Anak di bawah umur belum memiliki kestabilan emosi yang baik, sehingga mereka kesulitan untuk memahami dan merespons kondisi jalan raya dengan tepat,” jelasnya.
Minimnya pengalaman berkendara juga membuat anak dinilai belum mampu bertanggung jawab sepenuhnya atas tindakan saat berkendara, termasuk memahami teknik berkendara yang benar dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
Faktor kedua berkaitan dengan ketentuan hukum. Anak di bawah umur belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).
“Mengendarai kendaraan bermotor tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah pelanggaran terhadap Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan,” katanya.
Faktor ketiga adalah risiko cedera serius hingga kematian akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara faktor keempat berkaitan dengan masa depan anak, karena aktivitas berkendara dapat mengganggu konsentrasi dan fokus mereka dalam belajar.
Satlantas Polres Bone berharap edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.
Masyarakat juga diharapkan turut menciptakan suasana berkendara yang aman, tertib, dan nyaman.
Keselamatan di jalan, menurut Satlantas Polres Bone, bukan hanya tentang mencapai tujuan, tetapi juga memastikan setiap orang dapat kembali ke rumah dengan selamat.
