31 Agustus 2026

Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Rider Binaan LRD Raih Podium di Sumatra Cup Prix Medan 2026, Bukti Pembinaan Balap Langkat Berbuah Prestasi

2 min read

MEDAN |  Intipos.comRider binaan Langkat Racing Development (LRD) kembali mengharumkan nama Kabupaten Langkat setelah menorehkan prestasi pada ajang balap bergengsi bertaraf nasional Sumatra Cup Prix (SCP) Medan 2026) yang digelar di Sirkuit Multifungsi IMI Sumut, Sabtu-Minggu, 29-30 Agustus 2026.

Dua rider binaan LRD, M. Al-Fariz dan Ardiansyah, tampil pada kelas SP5 Bebek 4 Tak 150cc (Spek Rookie) Pemula Non Juara Sumut.

M. Al-Fariz tampil impresif dengan memulai balapan dari posisi ketiga. Dengan perjuangan dan konsistensi sepanjang race, Al-Fariz berhasil mempertahankan performanya hingga finis di podium kedua.

Sementara itu, Ardiansyah yang mengawali balapan dari posisi keenam, juga mampu menunjukkan perkembangan positif dengan memperbaiki posisi hingga finis di urutan kelima.

Capaian dua rider binaan LRD tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga otomotif di Kabupaten Langkat mulai menunjukkan hasil. Salah satu faktor pendukungnya adalah keberadaan sarana latihan yang diberikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Langkat kepada Langkat Racing Development.

Sarana tersebut dinilai sangat membantu para rider Langkat dalam menjalani latihan secara rutin, mengasah skill, sekaligus mempersiapkan mental sebelum menghadapi kompetisi.

Baca Juga  HUT ke-33 RS Adam Malik, Wagub Surya Ajak Masyarakat Semakin Gemar Berolahraga

Sekretaris Langkat Racing Development yang juga merupakan eks rider Kabupaten Langkat Rifi Fidia Nasution mengatakan dukungan Dispora Langkat terhadap pembinaan otomotif sangat berarti bagi perkembangan rider-rider muda.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan dukungan Dispora Langkat terhadap pembinaan olahraga otomotif. Sarana yang diberikan sangat bermanfaat bagi rider, karena mereka memiliki tempat untuk berlatih dan mengasah kemampuan secara rutin. Prestasi di SCP ini menjadi salah satu bukti bahwa fasilitas dan pembinaan yang berjalan dapat memberikan hasil,” ujar Rifi

Ia menambahkan, prestasi yang diraih para rider binaan LRD merupakan hasil dari proses panjang yang meliputi latihan, evaluasi dan pengalaman bertanding.

“Harapan kami tentu pembinaan ini terus berlanjut. Target kami bukan hanya podium, tetapi bagaimana mencetak rider-rider Langkat yang memiliki skill, mental dan disiplin sehingga mampu bersaing di tingkat Sumatera hingga nasional,” katanya.

Sementara itu, Sutriswan, atau yang akrab disapa Dedek, orang tua M. Al-Fariz, turut memberikan apresiasi terhadap keberadaan sarana latihan yang selama ini dimanfaatkan para pembalap Langkat, khususnya di GOR Stabat.

Baca Juga  Harga Ayam dan Bumbu Dapur Naik, Pemko Medan Sidak Pasar dan Siapkan Intervensi Harga

Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut memberikan ruang bagi para rider untuk terus mengasah kemampuan sebelum menghadapi kompetisi.

“GOR Stabat sangat membantu anak-anak, termasuk Al-Fariz. Di sana mereka bisa terus mengasah skill dan mempersiapkan diri sebelum bertanding. Kami sebagai orang tua tentu sangat berterima kasih dengan adanya sarana latihan tersebut,” ujar Dedek.

Ia berharap perhatian terhadap pembinaan olahraga otomotif di Kabupaten Langkat terus ditingkatkan sehingga semakin banyak bibit pembalap potensial yang dapat lahir dan membawa nama Langkat ke tingkat yang lebih tinggi.

Prestasi M. Al-Fariz yang berhasil meraih podium kedua serta Ardiansyah yang finis di posisi kelimapada SCP Medan 2026 menjadi motivasi bagi Langkat Racing Development untuk terus meningkatkan pembinaan.

Capaian tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sinergi antara Dispora Kabupaten Langkat, Langkat Racing Development, pembalap, pelatih dan orang tua dapat memberikan dampak positif dalam mencetak atlet otomotif berprestasi dari Kabupaten Langkat. (Ay29)