Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Rapat Paripurna DPRD Asahan, Wakil Bupati Paparkan Capaian Positif Pembangunan Tahun 2025

2 min read

Asahan | Intipos.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2025.

Agenda penting ini berlangsung di Ruang Rapat Rambate Rata Raya, Kantor DPRD Asahan, Jalan Jenderal A. Yani, Kelurahan Kisaran Naga, pada Senin siang, 30 Maret 2026.

Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Efi Irwansyah Pane, serta didampingi oleh jajaran Wakil Ketua DPRD.

Dari pihak eksekutif, Wakil Bupati Asahan Rianto hadir mewakili Bupati untuk menyampaikan nota pengantar LKPJ di hadapan para anggota dewan, jajaran asisten, staf ahli, kepala OPD, hingga para Camat se-Kabupaten Asahan.

Dalam pidatonya, Wakil Bupati memaparkan kemajuan signifikan pada indikator ekonomi makro daerah. Tercatat, jumlah penduduk Asahan pada 2025 mencapai 824.597 jiwa dengan pertumbuhan ekonomi yang mengesankan.

Baca Juga  Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua Penghargaan

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku melonjak hingga Rp63,14 triliun, tumbuh sebesar 6,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sejalan dengan itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Asahan kini berada dalam kategori tinggi pada angka 75,13 persen.

Prestasi sosial juga menjadi sorotan utama, di mana tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan menjadi 5,46 persen.

Begitu pula dengan angka kemiskinan yang mengalami penurunan dari 8,12 persen di tahun 2024 menjadi 7,18 persen pada tahun 2025. Di sisi keuangan daerah, Pemerintah Kabupaten Asahan mencatatkan realisasi pendapatan sebesar Rp1,90 triliun atau mencapai 96,72 persen dari target yang ditetapkan.

Terkait pelaksanaan program prioritas, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui semangat “Asahan Cerdas” telah merehabilitasi 65 gedung sekolah dan menyalurkan beasiswa kepada 1.164 pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Baca Juga  Apresiasi Masukan BI dan Ekonom, Bobby Nasution Dorong Terobosan Ekonomi Sumut Berbasis Potensi Lokal

Pada sektor kesehatan, jaminan kesehatan gratis telah menyentuh 163.124 jiwa, yang turut mengantarkan Asahan meraih penghargaan UHC Award kategori Madya.

Untuk mendukung kedaulatan pangan, penguatan jaringan irigasi dan bantuan sarana produksi bagi petani serta nelayan juga terus diakselerasi.

Pembangunan infrastruktur tidak kalah masif, dengan realisasi pembangunan jalan sepanjang 52.900 meter di berbagai titik wilayah. Sementara itu, dalam hal tata kelola pemerintahan, Asahan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk kedelapan kalinya secara berturut-turut sejak 2017.

Kemajuan teknologi juga ditunjukkan dengan peningkatan Indeks Inovasi Daerah yang kini mencapai angka 54,17, menempatkan Asahan sebagai kabupaten yang semakin inovatif dan modern.

Rapat Paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Asahan setelah mendengarkan seluruh paparan capaian kinerja tersebut.(AS)