Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Perkembangan Banjir di Langkat: Air Mulai Surut, Akses di Tanjung Pura Perlahan Bisa Dilalui.

2 min read

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.46388888, 0.46388888); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 118.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;


Langkat | Intipos.com
– Kondisi banjir di Kabupaten Langkat pasca tingginya curah hujan sejak Kamis (27/11/25) mulai menunjukkan perkembangan. Di beberapa titik, air mulai berangsur surut, tetapi di wilayah lain debit masih tinggi sehingga aktivitas warga belum bisa kembali normal. Senin (01/12/25)

 

Di Kecamatan Hinai, air yang sebelumnya meluap hingga ke pemukiman kini perlahan menurun. Warga di beberapa dusun bisa kembali beraktivitas meski genangan masih terlihat di sejumlah rumah. Jalur Lintas Sumatra yang melintasi Hinai pun sudah kembali kering, setelah kemarin sempat dialiri arus deras yang membuat kendaraan sulit melintas.

 

Namun kondisi berbeda terjadi di kawasan Tanjung Pura. Debit air di daerah tersebut masih tinggi dan sudah sedikit menunjukkan tanda-tanda penurunan signifikan. Beberapa desa bahkan masih terisolir akibat akses jalan provinsi yang belum dapat dilalui kendaraan.

Baca Juga  Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Kolaborasi Pembangunan PSEL Medan Raya, Segera Groundbreaking

 

“Di sini air masih tinggi, bang. Banyak kampung yang terputus aksesnya. Kami susah keluar masuk karena kendaraan nggak bisa lewat. Ada yang harus nyeberang pakai perahu atau bantuan warga lain. Harapan kami bantuan terus berdatangan dan air cepat turun,” ujar Yudi, salah seorang warga Tanjung Pura.

 

Sementara itu, di Desa Batu Melenggang dan terutama Cempa, air masih berada pada level yang cukup tinggi. Di Cempa, sebagian warga bahkan terpaksa mengungsi dan mendirikan tenda darurat di pinggir Jalur Lintas Sumatra yang dinilai aman dari genangan. Di lokasi pengungsian tersebut, warga juga membuka dapur umum sederhana untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Baca Juga  Terima Pengurus FWP, Pj Sekdaprov Sumut Tegaskan Wartawan Mitra Strategis Pemerintah

 

Upaya saling membantu antar warga tampak jelas, terutama bagi lansia, anak-anak, dan keluarga yang rumahnya sudah tidak memungkinkan untuk dihuni sementara. Meski kondisi masih sulit, bantuan logistik dari berbagai pihak mulai berdatangan ke titik-titik pengungsian, termasuk kebutuhan pokok, air mineral, dan perlengkapan darurat lainnya.

 

Warga di wilayah terdampak kini masih terus memantau keadaan sembari berharap debit air segera turun sepenuhnya agar aktivitas kembali normal. Dengan cuaca yang masih tidak menentu, masyarakat tetap diminta menjaga kewaspadaan. (Ay29)