Penegakan Perwal Kota

INTIPOS | MEDAN – Penegakan Peraturan Walikota (Perwal Kota) Medan No 27 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) pada Kondisi Pandemi Covid-19 di ibukota Propinsi Sumatera Utara ini telah menunjukkan indikasi keberhasilan.

Parameter tersebut diantaranya terlihat dalam kesadaran masyarakat terhadap disiplin 3M dan ubah laku sesuai protokol kesehatan mulai menunjukkan sikap yang komit dan konsisten.

Berbagai lini dan sektor strategis di jajaran Pemerintah Kota Medan Propinsi Sumatera Utara bersama komponen kemasyarakatan bergerak simultan menegakkan Peraturan Walikota tersebut sesuai peran dan fungsi masing-masing.

Hingga Minggu (22/11/20) jajaran pamong kota terutama para camat bersinerji menegakkan peraturan tersebut sehingga masyarakat ditargetkan benar-benar komit 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan pola hidup baru sesuai protokol kesehatan.

Kesadaran 3M dan Ubah Laku ini diharapkan dapat mengurangi penyebaran Covid 19 di Medan dan Alhamdulillah, menurut Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Medan dr Mardohar Tambunan MKes perkembangan terakhir penularan virus Covid di Kota Medan membuat sedikit lega.

Kepada wartawan, Kamis (19/11/20) Mardohar Tambunan mengemukakan angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Medan hingga Rabu (18/11) mencapai hampir 6000 orang.

Meski begitu semua pihak diimbau hendaklah tetap waspada dan mematuhi 3M dan perubahan perilaku sesuai protokol kesehatan serta mematuhi Peraturan Walikota Medan Nomor 27 tahun 2020.

Hal ini penting mengingat hingga saat ini pemerintah belum menemukan obat penyembuh Covid-19. Jadi upaya yang dilakukan hanyalah menjaga diri untuk tidak tertular dan jika terpapar segeralah periksakan diri dan bersedia dirawat di rumah rumah sakit yang telah ditentukan.

Seiring dengan upaya menekan penularan Pemko Medan kini fokus menggerakkan perekonomian akibat deraan wabah pandemi yang membuat perekonomian di kota Medan mengalami turbelensi signifikan.

Munculnya kesadaran 3M dan Ubah Laku saat ini perekonomian sudah mulai menggeliat dan akan terus diupayakan meningkat secara perlahan seraya Pemko diharapkan menambahkan semua program yang dapat tercapai manakala semua pihak turut berperan serta memberi dukungan.

baca juga : 3M dan Ubah Laku Konsisten di Uji Coba Bus Transmetro Deli

(Kunci Pemutus)

Hakekatnya berkat kesungguhan Pemko Medan terutama para camat dan lurah yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam mengampanyekan Peraturan Walikota 27/2020 maka kesadaran 3M semakin baik.

Di Kecamatan Medan Johor misalnya terus gencar dilakukan berbagai upaya preventif guna menekan angka penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di tengah-tengah masyarakat. Salah satunya dengan berkoordinasi bersama unsur terkait menggelar sosialisasi, penyuluhan dan razia masker di lokasi yang berpotensi adanya keramaian.

“Melalui Satgas Covid-19 tingkat kecamatan, kami terus concern melakukan upaya mencegah dan menekan angka penyebaran virus Corona. Koordinasi dengan unsur muspika juga dilakukan mengingat kecamatan Medan Johor berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang agar penanganan berjalan efektif,” kata Camat Medan Johor Zulfakhri Ahmadi.

Agar penanganan berjalan semakin optimal pihaknya juga memiliki relawan Covid-19 yang bertugas untuk melakukan sosialisasi terkait pencegahan Covid-19 ke rumah-rumah warga.

Relawan yang merupakan warga ini tersebar di 6 kelurahan se-Kecamatan Medan Johor. Setiap hari Senin dan Jumat, mereka bertugas mendatangi rumah warga untuk melakukan penyuluhan dan edukasi dan umumnya para relawan adalah kaum ibu.

Zulfakhri berpesan dan mengajak semua pihak untuk selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan mematuhi 3M dalam setiap aktivitas.

“Yang terpenting adalah kesadaran kita. Sebab, kita semua adalah garda terdepan mencegah dan memutus mata rantai penyebarannya,” pesannya mengingatkan.

Hal utama yang harus dilakukan masyarakat adalah dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebagai contoh, Kota Wuhan China yang sudah terbebas dari Covid-19 karena disiplin masyarakatnya yang tinggi.

baca juga : https://siberindo.co/22/11/2020/perpres-pelibatan-tni-mestinya-tunduk-pada-uu-lebih-tinggi/

Kuncinya adalah disiplin kita semua untuk mematuhi 3M yakni menggunakan masker, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta menjaga jarak. Jika ini kita lakukan, niscaya kasus Covid-19 Insya Allah dapat segera berakhir di Indonesia khususnya Kota Medan.

(Dukungan Masyarakat)

Sementara itu sejak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melanda Kota Medan bulan Maret lalu Kecamatan Medan Petisah terus melakukan langkah-langkah preventif guna menekan laju penyebarannya.

Dengan harapan, angka kasus Covid-19 dapat dikendalikan sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus yang pertama kali mewabah di Kota Wuhan, China tersebut.

Camat Medan Petisah Agha Novrian juga gencar menyosialisasikan Perwal No.27/2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Pada Kondisi Pandemi Covid-19.

Agha mengatakan upaya yang terus gencar dilakukan adalah sosialisasi penerapan protokol kesehatan terutama bagi pelaku usaha kuliner. Apalagi, Pemko Medan juga telah menerbitkan Perwal No.27/2020 sebagai pedoman bagi masyarakat dalam melakukan aktivitas.

“Sosialisasi perwal terkait protokol kesehatan kepada pelaku usaha kuliner menjadi salah satu fokus yang gencar dilakukan. Sebab, kita mengetahui bahwa lokasi usaha kuliner menjadi tempat yang ramai dikunjungi dan rentan dengan kemungkinan terjadinya penularan Covid-19,” kata Agha.

Didampingi Sekcam Petisah Budi Ansyari diungkapkannya bahwa Kecamatan Medan Petisah juga memiliki posko penanganan Covid-19 yang selalu aktif sebagai wadah bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai hal terkait Covid-19.

“Posko Covid-19 kecamatan selalu aktif agar masyarakat dapat dengan mudah menyampaikan dan mengadukan berbagai kejadian tentang Covid-19 sehingga tim satgas dapat segera melakukan penanganan secara efektif,” ungkapnya seraya mengemukakan dukungan masyarakat sangat strategis.

Oleh karenanya, Agha pun mengajak masyarakat khususnya warga Medan Petisah agar terlibat aktif ikut serta dalam penanganan Covid-19 salah satunya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan.

“Pemerintah telah melakukan berbagai upaya. Namun, upaya tersebut dapat berhasil jika didukung penuh oleh masyarakat. Mari saling menjaga dengan menerapkan protokol kesehatan,” pesannya. (Features oleh Zulfikar)