Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Patuhi Prokes Dan 3M, Siswa Di Pacitan Ukir Prestasi

2 min read
Siswa Di Pacitan

INTIPOS | PACITAN –  Wabah Covid 19 yang menyerang seantero dunia menjadi kan banyak aktifitas yang tertunda, Namun tidak bagi Siswa yang ada di Kabupaten Pacitan, Para siswa masih bisa berprestasi walau dimasa Pandemi seperti saat ini,

Hal tersebut disampaikan Bupati Pacitan Indartato saat memberikan hadiah kejuaraan kompetisi mata pelajaran pendidikan agama islam tingkat SMP negeri dan swasta se Kabupaten Pacitan.

Bupati dua periode tersebut sangat mengapresiasi kreatifitas insan pendidik Pacitan dalam mengembangkan dan memberikan pembelajaran kepada para siswa ditengah pandemi covid 19.

baca juga : Satgas Covid-19 Mebidang Gelar Razia Pemilik Usaha Akui Pengunjung Kerap Memaksa Berkumpul

Menurutnya, wabah penyakit yang saat ini melanda dunia jangan sampai menyurutkan semangat guru dan siswa dalam belajar. Meskipun dengan cara yang berbeda dari biasanya.

“Ini bukan aib tapi wabah penyakit yang harus kita hadapi dan lawan bersama sama”, ujar Indartato saat acara penyerahan hadiah kejuaraan kompetisi mata pelajaran pendidikan agama islam tingkat SMP negeri dan swasta di Pendopo Kabupaten, Senin (09/11/2020).

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Pandemi covid 19 memang mempengaruhi banyak hal termasuk dunia pendidikan. Demi memutus mata rantai penyebaran, pemerintah terpaksa mengubah sistim pembelajaran dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui metode daring. Dengan perubahan ini tentu butuh adaptasi dan kreatifitas pembelajaran.

“Semoga dengan perlombaan ini anak-anak menjadi generasi yang beriman dan bertaqwa serta dapat mengaplikasikan dalam keseharian dan terus berprestasi walau di suasana pandemi serta jangan luoa disiplin protokol kesehatan juga 3M,”tambahnya.

baca juga : https://siberindo.co/09/11/2020/lini-depan-makin-tajam-az-alkmaar-kian-menggila/

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pacitan Daryono mengatakan, Kompetisi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam merupakan upaya guru PAI dalam menjaga kualitas pendidikan siswa dimasa pandemi. Melalui kompetisi ini pula diharapkan karakter anak yang pandai beriman dan bertaqwa akan terbentuk.

“Kompetisi mata pelajaran pendidikan agama islam yang diselenggarakan oleh musyawarah guru mata pelajaran PAI ini menjadi salah satu terobosan pembelajaran yang menarik, Dan kegiatan semacam ini akan terus berkembang dan teragendakan setiap tahunnya,”tandas Daryono.

Kompetisi mata pelajaran Pendidikan Agama Islam diikuti 40 siswa perwakilan dari masing-masing SMP negeri dan swasta se kabupaten Pacitan. Juara 1 diraih Tiyas Eki Susilowati dari SMPN 4 Pacitan, juara 2 Reyhana Aprilia dari SMPN 3 Donorojo dan juara 3 diraih oleh Devi Nur Azizah dari SMPN 1 Arjosari.

Sedangkan juara harapan 1 diraih Endang Lestari dari SMPN 2 Tegalombo dan juara harapan 2 diraih oleh Zada Nabila Shofa dari SMP IT Arahmah. (intipos/tyo)