Mbois Akan Tingkatkan Pelayanan

INTIPOS | PACITAN –  Ada beberapa langkah konkrit pasangan Yudi Sumb harusogo – Isyah Anshori dalam rangka mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna itu. Salah satunya dengan pengembangan sarana dan prasarana kesehatan dengan memperbanyak pembangunan Puskesmas Pratama di setiap kecamatan.

Demikian ditegaskan Calon Bupati Pacitan Yudi Sumbogo, Langkah konkritnya, menurut dia, adalah sistem pelayanan kesehatan yang maksimal terhadap masyarakat, serta penambahan alat-alat kesehatan yang cangih dan memenuhi standart, selain itu juga obat-obatn dengan merk yang sangat bervariasi, dan yang utama adalah pembangunan rumah sakit besar.

“Dengan peningkatan pelayanan kesehatan yang maksimal serta peralatan medis memadai akan membuat masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan yang prima,t tidak perlu harus berobat ke luar Pacitan jika di tempat sendiri sudah melayani dengan maksimal,”ujar Yudi kepada media, Rabu (16/09/2020).

Modernisasi pelayanan kesehatan tersebut membawa dampak bagai dua mata pisau dalam masyarakat. Disatu sisi dapat membawa dampak yang positif bagi kemajuan di sektor kuratif/pengobatan dan rehabilitatif, namun disatu sisi lainnya dapat berpotensi menurunkan sektor preventif-promotif seperti menurunya program pencegahan dan pengendalian penyakit, menurunya kemandirian atau pemberdayaan masyarakat untuk hidup sehat.

“Dengan mempermudah bagi praktek pengobatan dokter dengan berbagai spesialis dan sub spesialis, perkembangan cakupan jaminan pembiayaan kesehatan (asuransi kesehatan) baik yang dikelola BUMN maupun Swasta, dan sebagainya serta serta memberikan pelayanan kesehatan optimal bagi kesehatan masyarakat kurang mampu baik kesehatan anak, dewasa dan lanjut usia (lansia) atau geriatri,”jelasnya.

baca juga : TNI Tanggung Penuh Biaya Pengobatan Korban Penembakan KKB Papua

Pihaknya optimis mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna ini. Terutama melalui koordinasi yang baik dengan pemerintah provinsi dan pusat serta dengan program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang digalakkan pemerintah yang kini sudah berjalan.

“Karena Kesehatan merupakan kondisi sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkin setiap orang produktif secara ekonomis semua sudah tertuang pada UU nomor 23 tahun 1992 pasal 1 point 1 tentang kesehatan,”tambahnya.

baca juga : https://siberindo.co/15/09/2020/tahun-ini-tarif-listrik-akan-naik/

“Dengan demikian pemerintah daerah harus bisa memfokuskan sektor kesehatan agar bisa mengurangi tingkat kelahiran mati pada anak serta menjamin perkembangan anak yang sehat hingga usia 5 tahun,Meningkatkan pelayanan kesehatan secara merata dan tidak tebang pilih,bpembenahan fasilitas kesehatan (Faskes) yang lebih modern, Menyediakan layanan gratis bagi warga miskin dan kurang mampu dengan mempermudah sistem persyaratan administrtif, Memformulasikan kembali Standar Pelayanan Minimal Daerah (SPMD) agar dapat memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan memuaskan dan Memperbaiki dan meningkatkan sistem manajemen yang lebih transparan, efektif dan akuntable,”tegasnya.

Yudi menambahkan, pelayanan kesehatan paripurna ini melalui upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, dengan didukung SDM (non medis) dan tenaga profesi (medis) yang handal serta mengoptimalkan penerapan kebijakan pemerintahan daerah dalam mengembangkan pelayanan.

“Dengan upaya tersebut, kami yakin mampu mewujudkan derajat kesehatan sebagai tolak ukur kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan di Kabupaten Pacitan,”pungkasnya.(tyo)