Ketua DWP Sumut Ajak Pengurus di Kepulauan Nias Perkuat Peran ke Masyarakat
2 min read
Ketua DWP Sumut Ajak Pengurus di Kepulauan Nias
GUNUNGSITOLI | Intipos.com – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Dita Togap Simangunsong mengajak para pengurus di kabupaten/kota, khususnya Kepulauan Nias untuk memperkuatnya sambil memberikan sumbangsih kepada masyarakat secara langsung. Perlu langkah sinergi dan kolaboratif sehingga kehadiran organisasi ini dirasakan manfaatnya.
Hal itu disampaikan Dita Togap Simangunsong dalam Berbagainya pada kegiatan Kunjungan Kerja, Sosialisasi AD/ART dan Pemberian Bantuan Sosial Pencegahan Stunting se-Kepulauan Nias di Kota Gunungsitoli, Kamis (18/9/2025).
Menurut Dita, DWP adalah organisasi yang beranggotakan para istri dari suami seorang aparatur sipil negara (ASN), harus mampu menunjukkan peran keberadaannya bagi masyarakat. Karenanya sebagai mitra pemerintah, Dharma Wanita diharapkan memberikan kontribusi bagi negara, baik dari sisi Ekonomi, Sosial Budaya dan Pendidikan.
“Saat ini perempuan lebih leluasa berkiprah dan memberikan sumbangsihnya kepada masyarakat secara langsung. Untuk itu kita semua diharapkan bisa aktif bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam menyikapi isu-isu sosial yang berkembang,” ujar Dita.
Salah satunya, lanjut Dita, yakni masalah stunting yang juga menjadi perhatian pemerintah secara nasional. Oleh karena itu sebagai dukungan terhadap upaya pemerintah menurunkan angka stunting, pihaknya juga membawa bantuan berupa asupan makanan dan minuman bergizi bagi Balita di Kepulauan Nias.
“Penurunan dan pencegahan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi perlu kolaborasi semua elemen. Dengan bantuan masyarakat ini semoga dapat meringankan beban keluarga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya gizi, pola asuh yang baik serta lingkungan yang sehat,” jelasnya.
Dita juga menjelaskan bahwa semangat DWP Sehat Berdaya artinya memiliki landasan kesehatan, mendorong keluarga sehat, generasi yang tumbuh optimal, bebas stunting. Sementara, kata berdaya, berarti para anggota dan pengurus DWP mampu berperan aktif, memberikan kontribusi dalam keluarga dan masyarakat.
“Saya mengajak kita semua bergandengan tangan, berkolaborasi dan meningkatkan sinergitas, menghadirkan inovasi, ide-ide yang berkelanjutan dan adaptif, sehingga DWP memberikan manfaat nyata,” tutupnya, sebelum menyerahkan bantuan pencegahan stunting untuk ratusan Balita di Kepulauan Nias.
Sementara itu, Pj Sekdako Gunungsitoli Meiman Kristian Harefa menyampaikan penghargaan atas kunjungan pengurus DWP Sumut, yang tidak hanya membawakan agenda penguatan organisasi, namun menyertakannya dengan menyampaikan ratusan paket bantuan pencegahan stunting. Ia berharap langkah ini dapat terus berlanjut dan diikuti oleh seluruh pengurus DWP di Kepulauan Nias, khususnya Kota Gunungsitoli. (R)
