Medan | Intipos.com – Jumlah kasus Covid-19 aktif di Propinsi Sumatera Utara (Sumut) sepekan ini semakin menurun dibanding pekan sebelumnya. Kondisi membaik ini hendaklah ditingkatkan dengan menggencarkan 3M dan ubah laku baru.

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Propinsi Sumut Whiko Irwan di Kantor Gubernur Sumut di Medan, Senin (19/10/20) mengemukakan sepekan ini kasus aktif berjumlah 1.840 atau menurun 318 poin dibanding minggu lalu 2.158 kasus.

Baca juga Keadaan Kepulauan Nias Membaik, Gubsu Alihkan Penanganan Covid-19 ke Satgas Kabupaten/Kota

Dari jumlah tersebut jelasnya sebanyak 1.338 penderita menjalani isolasi mandiri dan 502 penderita dirawat rumah sakit. Dia berharap jumlah kasus ini terus berkurang.

Penurunan angka penderita aktif menurutnya merupakan indikator penting dalam penanganan Covid-19 di Sumut. “Dalam arti kata penderita yang berpotensi menularkan Covid-19 di Sumut semakin menurun,” ujar Whiko.

Pantauan wartawan intipos.com, gencarnya sosialiasi 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan ajakan perubahan perilaku baru sesuai protokol kesehatan, semakin membuka kesadaran masyarakat pentingnya gerakan ini.

Baca juga https://sumut.siberindo.co/19/10/2020/3-tewas-trail-crf-kontra-supra-x-125-di-padang-tualang-langkat/

Whiko Irwan juga menyatakan masyarakat diharapkan menjadi garda terdepan memutus rantai penularan Covid-19, dengan menerapkan iman, aman dan imun.

Whiko menjelaskan, iman diartikan sebagai menjalankan ibadah sesuai kepercayaan masing-masing. Sedangkan Aman diartikan sebagai menerapkan protokol kesehatan. Sementara imun diartikan sebagai senantiasa menjaga kesehatan mental, rajin berolahraga, makan makanan bergizi dan istirahat yang cukup.

“Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memutus rantai penularan,” ujar Whiko.

Angka kesembuhan Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) juga terus membaik. Hingga, Senin (19/10), angka kesembuhan mencapai 80,42%, atau meningkat 3,6 poin dibandingkan dengan minggu lalu 76,82%.

“Angka kesembuhan Sumatera Utara sudah melampaui angka nasional sebesar 78,8%,” kata Whiko.

Untuk itu, Satgas Penanganan Covid-19 Sumut mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai orang tanpa gejala yang tidak terdeteksi. Karena, selain penderita aktif yang berhasil dideteksi Satgas, masih ada orang tanpa gejala yang berada di sekitar masyarakat. “Untuk itu, kita harus tetap waspada dan bersemangat memutus rantai penularan Covid-19,” kata Whiko.

 Whiko juga memaparkan, data penularan kasus Covid-19 per tanggal 19 Oktober 2020, suspek 1.031, konfirmasi 12.035, meninggal 503, sembuh 9.723, serta spesimen 120.293 sampel. Selain itu, berdasarkan hasil survei BPS tanggal 7 – 14 September 2020 menunjukan masih ada 17% responden yang yakin atau sangat yakin dirinya tidak tertular Covid-19. (Intipos 01)