Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Hujan Badai ‘Porak-Porandakan’ Kota Siantar, Pohon Tumbang Berserakan

2 min read

SIANTAR | INTIPOS – Kencangnya terpaan angin disertai hujan badai di Kota Pematangsiantar tumbangkan pepohonan di beberapa ruas jalan raya. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi terhambat lantaran mobilitas kenderaan harus putar balik melewati jalan lain, Sabtu (3/8/2022) Sore.

 

Peristiwa nahaas yang berlangsung sekitar 90 menit itu tak hanya ‘memporak-porandakan’ pepohonan. Badai angin tersebut juga menggoncang papan reklame, lapak dagang, Tiang PLN hingga perumahan warga.

 

Di Jalan Ade Irma, Kecamatan Siantar Barat contohnya. Sebuah pohon besar bertumbangan. Beruntung tak menelan korban jiwa meski jajaran usaha pedagang berserakan karena digoyang hujan.

Baca Juga  Keberhasilan Program Ketahanan Pangan Nasional, Rutan Tanjung Pura Laksanakan Panen Ayam Kampung dari Lahan Ketapang

 

Sementara sebuah besi papan reklame juga terpantau tumbang di Pasar Horas, Kota Siantar. Pasak besi yang tumbang merusak belasan kendaraan milik warga yang saat itu sedang terparkir dipinggir jalan.

 

Lebih parahnya, salah satu mobil pribadi berwarna hitam milik warga yang sedang melintas di Jalan P Diponegoro, Siantar Barat, tertimpa papan reklame.

Pohon tumbang di Jalan Ade Irma, Siantar Utara

Tak hanya itu, sejumlah kabel listrik tegangan tinggi juga ikut menjuntai sampai setinggi dada orang dewasa. Salah satunya di Jalan Jawa, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar. Bahkan puluhan perumahan warga hancur akibat kerasnya terpaan angin saat hujan.

Baca Juga  Kasus IPAL Disorot, Aktivis Curigai Tebang Pilih dalam Suspend Dapur MBG di Bone

 

Belum ada keterangan resmi terkait kerusakan fasilitas umum maupun laporan warga akibat terjangan hujan angin ini karena Plt Kepala BPBD Pematangsiantar Robert Samosir yang dihubungi belum dapat menerima panggilan.

 

Namun, dari pantauan awak media ini, belum ada ditemukan kabar untuk korban jiwa. Begitupun petugas Satpol PP Siantar dan Intansi lainnya tampak sibuk bersihkan material usai kejadian. (ARV)