Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Evaluasi E-Warung di Barebbo, Masih Ada Kades Tidak Mengetahui Pendamping BPNT

2 min read

BONE | Intipos.com – Tim Satgas BPNT Bone evaluasi Agen/E-Waroeng dan pendamping program Bansos penanganan fakir miskin wilayah III Tahun 2021 di Kecamatan Barebbo, yang digelar di Aula Kantor Camat Barebbo Kab Bone Sulsel. Kamis sore (22/07/2021) pukul 15.30 Wita.

Dari pantauan awak media ditempat berlangsungnya evaluasi ada beberapa kepala Desa yang sempat mempertanyakan siapa pendamping BPNT di Kecamatan Barebbo.

Kepala Desa Kajaolaliddong Muhammad Rusli yang sempat kedengaran menanyakan petugas pendamping BPNT Kecamatan Barebbo kepada Sekcam Barebbo A. Ilham Patawari,SE, soalnya menurut Muhammad Rusli bila dirinya tidak pernah menemukan pendamping Program tersebut yang berada diwilayah pemerintahannya, apalagi melakukan koordinasi.

“Seharusnya sebagai pendamping baiknya proaktif dalam melaksanakan tugasnya termasuk proaktif dalam melakukan pengawalan penyaluran, jangan sampai prosesnya ada yang melenceng dari program 6 T sebagaimana yang di sampaikan oleh Tim Satgas tadi, ” Ungkap Kades Kajaolaliddong.

Hal tersebut juga ditanggapi serius oleh Sekretaris LSM Gerak Cabang Bone yang saat itu juga berada ditempat tersebut, menurutnya seharusnya pendamping aktif menjalankan tugasnya, jangan hanya melakukan monitor lewat hp.

” Hal ini sempat saya deteksi berhubung selaku warga Kecamatan Barebbo dan juga selaku ketua BKAD di Kecamatan ini kebanyakan saya berinteraksi dengan rekan-rekan kades dan E-Warung, info yang saya terima dari pihak E-Warung jika dirinya hanya sering mendapat telpon dari Pendamping, namun yang bersangkutan tak pernah muncul ditempat penyaluran, jika hal ini terus berlangsung bagaimana bisa kualitas barang yang dipasok suplayer bisa terdeteksi dengan jelas jika hanya dipantau lewat Telpon, bukankah tugas pendamping wajib mendeteksi apakah barang yang dipasok supkayer layak atau tidak layak disalurkan ke KPM ?” Ungkapnya.

Lanjut Zainal, Jadi saran saya kedepannya Pendamping pro aktif lakukan monitoring khususnya dalam hal memperketat kondisi barang yang siap disalurkan oleh E- Warung jangan sampai kualitasnya tidak sesuai standar atau volumenya berkurang,” Pungkas Zainal Mufti dengan tegas.