Diduga Kasat Narkoba Minta “Uang Damai” dengan Keluarga Pelaku, Forbes Gelar Aksi di Polres Bone
2 min read
Bone | Intipos.com – Beredar foto tangkapan layar pesan WhatsApp serta rekaman diduga Kasat Narkoba Polres Bone melobi pihak keluarga pelaku narkoba dan meminta “uang damai” hingga Rp 80 juta.
Puluhan massa gabungan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba menggelar aksi demonstrasi di depan Mapolres Bone pada Rabu (12/03/2025).
ketua Forbes Andi Sumange Rukka dalam orasinya meminta Kapolres Bone AKBP Erwin Syah dan Kasatres Narkoba AKP Aswar mundur dari jabatannya.
“ Bersihkan Polres Bone dari Oknum Bobrok, Tegakkan Keadilan Tanpa
Pandang Bulu!”
Kata dia, kami yang tergabung dalam Forum Bersama Anti Narkoba Kabupaten Bone menyatakan kekecewaan dan kemarahan atas bobroknya institusi kepolisian di wilayah ini.
“ Alih-alih menjadi benteng perlindungan masyarakat, Polres Bone justru menjadi sarang oknum yang mencederai kepercayaan rakyat,” ujarnya
Kasus demi kasus menunjukkan betapa hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas, lanjutnya
“’Kami tidak akan tinggal diam melihat ketidakadilan merajalela. Kami hadir untuk menuntut kejelasan dan tindakan tegas atas praktik busuk yang mencoreng nama baik kepolisian. Tidak ada lagi ruang bagi oknum yang bermain di zona abu-abu hukum. Kami mendesak aparat berwenang untuk bertindak cepat, transparan, dan bertanggung jawab dalam menuntaskan persoalan ini,”
TUNTUTAN KAMI:
1. Mendesak Kasat Narkoba Polres Bone untuk segera mundur dari jabatannya karena telah gagal dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab.
2. Mendesak Kapolres Bone untuk segera mundur dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab atas bobroknya institusi kepolisian di Bone.
3. Mendesak Polda Sulsel untuk mengusut tuntas oknum anggota Polda yang terlibat dalam kasus ini serta memberikan sanksi tegas tanpa tebang pilih.
4. Mendesak Kapolri untuk mencopot Kasat dan Kanit Satresnarkoba Polres Bone sebagai bagian dari pembersihan institusi kepolisian dari oknum-oknum yang mencoreng nama baik Polri.
5. Mendesak Kapolri untuk melakukan reformasi birokrasi di Polres Bone agar kepercayaan masyarakat dapat dipulihkan dan penegakan hukum berjalan dengan adil serta profesional.
Jika tuntutan ini tidak dipenuhi dalam waktu 7 hari kerja, maka kami akan:
• Mengajukan laporan resmi ke PROPAM POLDA SULSEL dan DIVPROPAM MABES POLRI.
• Melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar.
Hidup Rakyat! Hidup Keadilan! Lawan Ketidakadilan! (Rustan)
