Bupati Asahan Lantik Bunda Literasi, Ajak Pelajar Lawan Rendahnya Minat Baca dengan Lomba Edukatif
3 min read
Bupati Asahan Lantik Bunda Literasi,
Asahan | Intipos.com – Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi memulai rangkaian kegiatan literasi tahun 2025 dengan fokus utama memperkuat minat baca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Rabu (26/11/2025), ditandai dengan pelantikan Bunda Literasi dan pembukaan tujuh jenis lomba minat baca yang diikuti oleh 346 pelajar.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara resmi melantik Ny. Yusnila Indriati Taufik ZA sebagai Bunda Literasi Kabupaten Asahan Tahun 2025.
Bupati menekankan pentingnya peran Bunda Literasi sebagai motivator, inspirator, dan katalisator dalam menggerakkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Bupati Taufik Zainal Abidin meminta Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk menghadirkan program-program yang inovatif dan atraktif guna menarik masyarakat berkunjung ke perpustakaan.
“Animo pelajar untuk rajin membaca masih sangat rendah. Kami memberikan tantangan langsung kepada seluruh pelajar di Asahan untuk meningkatkan budaya membaca,” tegas Bupati.
Untuk memotivasi generasi muda, Bupati bahkan mengungkapkan rencana pemberian reward berupa satu unit handphone bagi anak-anak yang menunjukkan kerajinan tinggi dalam mengunjungi dan membaca di Perpustakaan Daerah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Drs. Ilham, sebelumnya melaporkan bahwa kegiatan literasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 November 2025.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendekatkan generasi muda dengan buku dan lingkungan belajar yang positif.
Kegiatan pelantikan dan lomba minat baca ini juga dirangkai dengan audiensi khusus antara Bupati Asahan dengan kelompok tuna rungu.
Langkah ini menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap kelompok inklusi, memastikan bahwa akses terhadap literasi dan perhatian pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Mengakhiri acara, Bupati mengingatkan bahwa hakikat kesejahteraan hanya dapat diraih jika generasi muda mengenal dunia, dan membaca merupakan jendela utama menuju pengetahuan tersebut.
Pelajar didorong untuk memaksimalkan fasilitas perpustakaan dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan sehari-hari.(RS) Bupati Asahan Lantik Bunda Literasi, Ajak Pelajar Lawan Rendahnya Minat Baca dengan Lomba Edukatif
Intipos.com, Asahan – Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi memulai rangkaian kegiatan literasi tahun 2025 dengan fokus utama memperkuat minat baca dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Acara yang dipusatkan di Halaman Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Rabu (26/11/2025), ditandai dengan pelantikan Bunda Literasi dan pembukaan tujuh jenis lomba minat baca yang diikuti oleh 346 pelajar.
Dalam sambutannya, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, secara resmi melantik Ny. Yusnila Indriati Taufik ZA sebagai Bunda Literasi Kabupaten Asahan Tahun 2025.
Bupati menekankan pentingnya peran Bunda Literasi sebagai motivator, inspirator, dan katalisator dalam menggerakkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Bupati Taufik Zainal Abidin meminta Dinas Perpustakaan dan Arsip untuk menghadirkan program-program yang inovatif dan atraktif guna menarik masyarakat berkunjung ke perpustakaan.
“Animo pelajar untuk rajin membaca masih sangat rendah. Kami memberikan tantangan langsung kepada seluruh pelajar di Asahan untuk meningkatkan budaya membaca,” tegas Bupati.
Untuk memotivasi generasi muda, Bupati bahkan mengungkapkan rencana pemberian reward berupa satu unit handphone bagi anak-anak yang menunjukkan kerajinan tinggi dalam mengunjungi dan membaca di Perpustakaan Daerah.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Asahan, Drs. Ilham, sebelumnya melaporkan bahwa kegiatan literasi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 November 2025.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan mendekatkan generasi muda dengan buku dan lingkungan belajar yang positif.
Kegiatan pelantikan dan lomba minat baca ini juga dirangkai dengan audiensi khusus antara Bupati Asahan dengan kelompok tuna rungu.
Langkah ini menunjukkan dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap kelompok inklusi, memastikan bahwa akses terhadap literasi dan perhatian pemerintah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Mengakhiri acara, Bupati mengingatkan bahwa hakikat kesejahteraan hanya dapat diraih jika generasi muda mengenal dunia, dan membaca merupakan jendela utama menuju pengetahuan tersebut.
Pelajar didorong untuk memaksimalkan fasilitas perpustakaan dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan sehari-hari.(RS)
