Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Bahaya Mengancam, Badan Jembatan Menuju Desa Bengkuang Ambrol

2 min read
Badan Jembatan Menuju Desa Bengkuang Ambrol

Badan Jembatan Menuju Desa Bengkuang Ambrol

Banyuasin | Intipos.com – Akibat ambrolnya badan jembatan salah satu jalan penghubung Desa Lubuk Lancang dan Desa Bengkuang Kecamatan Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan bisa mengancam keselamatan masyarakat pengguna jalan itu, jika melintas pada waktu malam, selain gelap gulita, ambrolnya sudah separuh lebar jalan.

Menyikapi masalah tersebut Kepala Desa Bengkuang Hazairin mengajak masyarakat untuk bergotong royong melakukan perbaikan secara swadaya, karena warganya yang setiap beraktivitas melalui jembatan itu dan saat ini ambrol yang lubangnya sudah separuh lebar jalan.

Agar transportasi jalan darat bisa jadi lancar dan aktivitas masyarakat yang hendak keluar masuk membawa hasil kebun, maka sangat untuk dilakukan perbaikan Jembatan tersebut, dipasang dengan plat dari bahan drum juga dilakukan penimbun dengan tanah merah, ujar Hazairin saat dihubungi wartawan media ini via WhatsApp (26/04/2024).

Baca Juga  Ciptakan Kondisi Kondusif, Polsek Medan Area Grebek Sarang Narkoba

Lanjut Kades, Kami lakukan perbaikan badan jembatan itu bersama warga Desa baik warga Desa Bengkuang juga warga Dusun Pandan Desa Lubuk Lancang secara gotong royong, Alhamdulillah semangat dalam mengerjakan penimbunan jalan dan pemasangan dengan plat jembatan tersebut, karena jalan ini adalah jalan utama bagi Warga Desa Bengkuang untuk menuju Ibukota Kecamatan, ungkap Hazairin.

Dijelaskan Hazairin, dalam pengerjaanya pun dibantu Dua Perusahaan yang berada di Desa Bengkuang dari Pt. Bajubang dan Pt. Lancang Kuning dan diharapkan jalan dan jembatan itu dapat segera difungsikan dan masyarakat tidak lagi merasa was-was saat melintas jalan tersebut.

“Mari kita jaga bersama agar apa yang telah kita kerjakan ini bermanfaat, walaupun belum sempurna seperti bangunan dari Pemerintah, namun ini bisa menjadi alternatif sebelum ada proses pembangunan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuasin maupun dari Provinsi”, tegasnya.

Baca Juga  Miris! Atap dan Plafon SDN Gajah Muda Ambrol

Masih kata kata Hazairin, sebenarnya jalan itu sejarahnya dulu dibangun oleh perusahaan subkon Pertamina, karena dulu ada sumur bor minyak, tapi tidak berlanjut dan akhirnya jalan itu jadi jalan alternatif bagi warga kami.

Hazairin menambahkan, sesungguhnya ruas jalan dan jembatan itu berada diluar Desa kami, itu masih dalam Dusun 5 Desa Lubuk Lancang, tapi warga kami lebih dekat melalui jalan itu jika untuk beraktivitas ke kebun atau sedang ada urusan di Kecamatan melintas di jalan itu, tutupnya. (waluyo)