511 Warga Ikuti Wisuda Akbar Baitul Qur’an Tsaqifa, Bupati Langkat Terima Penghargaan
3 min read
Langkat || Intipos.com – Baitul Qur’an Tsaqifa menggelar Wisuda Akbar Alumni Tsaqifa Kabupaten Langkat Tahun 2026 di GOR Stabat, Sabtu (23/5). Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Langkat Religius” ini berlangsung khidmat dan penuh haru dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai desa di Kabupaten Langkat.
Selain prosesi wisuda, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan pengukuhan Duta Tsaqifa Langkat yang terdiri dari para guru pembimbing pembelajaran Al-Qur’an metode Tsaqifa.
Sebanyak 511 peserta wisuda dan 152 guru yang dikukuhkan berasal dari 25 desa dan kelurahan di Kabupaten Langkat. Tsaqifa sendiri merupakan metode pembelajaran baca tulis Al-Qur’an praktis yang dirancang khusus bagi orang dewasa yang belum mampu membaca Al-Qur’an.
Ketua Panitia, Defi Trimala Sari mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk apresiasi kepada para peserta yang telah menyelesaikan pembelajaran metode Tsaqifa sekaligus menjadi syiar bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal usia.
“Wisuda ini sebagai motivasi bahwa membaca Al-Qur’an itu penting dan mudah. Bahkan ada peserta wisuda yang berusia 84 tahun,” ujarnya.
Acara tersebut turut dihadiri Syah Afandin bersama sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, di antaranya Kepala Bappenda Langkat Dra. Mulyani S, Kadis PPKB PPA Indri Nugraheni, SE., MM., Akt., Kasat Pol PP Damaeka Putra Singarimbun, SSTP, Kakan Kemenag Langkat H. Ainul Aswad, S.Ag., MA., Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, S.STP., M.SP., Ketua Umum MUI Kabupaten Langkat H. Zulkifli Ahmad Dian, Lc., MA., Ketua PD Al Washliyah Kabupaten Langkat Drs. H. Syahrizal, M.Z., perwakilan Polres Langkat, Camat Stabat, hingga para kepala desa.
Turut hadir pula jajaran Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga sekaligus Guru Besar UINSU Medan, Muzakkir, bersama tim Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam (FUSI) UINSU Medan.
Dalam sambutannya, Syah Afandin menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta wisuda dan para guru Tsaqifa yang telah berkontribusi dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Langkat.
“Usia tidak menjadi batasan untuk belajar membaca Al-Qur’an serta meraih ridho Allah SWT. Terapkan pembelajaran dengan sebaik-baiknya sehingga dapat membaca Al-Qur’an secara lebih baik,” ujar Syah Afandin.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Langkat terus mendukung gerakan pemberantasan buta aksara Al-Qur’an yang dilakukan Baitul Qur’an Tsaqifa karena sejalan dengan visi mewujudkan Langkat religius dan berakhlak mulia.
“Terima kasih telah membantu mewujudkan Langkat religius. Semoga kerja ikhlas dan kebaikan yang dilakukan menjadi amal jariyah yang balasannya berlipat ganda dari Allah SWT,” katanya.
Sementara itu, Ketua Baitul Qur’an Tsaqifa, Tri Muliati menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Langkat yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di daerah tersebut.
“Kami mendirikan Baitul Qur’an Tsaqifa karena keinginan agar Langkat menjadi daerah yang religius. Ini sejalan dengan visi Bapak Bupati Langkat,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama atau Memorandum of Agreement (MoA) antara Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UINSU Medan dengan Baitul Qur’an Tsaqifa dalam mendukung pengembangan pembelajaran Al-Qur’an di Kabupaten Langkat.
Sebagai bentuk apresiasi, Baitul Qur’an Tsaqifa memberikan penghargaan kepada Syah Afandin atas dedikasi dan komitmennya dalam mendukung dakwah serta pengembangan pembelajaran Al-Qur’an melalui Baitul Qur’an Tsaqifa di Kabupaten Langkat.
Penghargaan juga diberikan kepada Kepala Desa Terinspirasi Nanang Susianto, S.Pd.I., M.Sos dari Desa Tanjung Putus, Program Tsaqifa Desa Terinspiratif Desa Batu Malenggang, Guru Tertua dan Terinspiratif Hj. Sulasmi dari Desa Dendang, serta Guru Tsaqifa Terinspiratif Sucianti dari Desa Cempa. (Ay29)
