Berbulan Tanpa Gaji, Satgas Kebersihan di Bone Bertahan Hidup dari Utang
2 min read
Ilustrasi
Bone | Intipos.com – Nasib sejumlah petugas Satuan Tugas (Satgas) kebersihan non paruh waktu di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kian memprihatinkan. Hingga April 2026, mereka mengaku belum menerima gaji sepeser pun sejak awal tahun.
Keterlambatan pembayaran tersebut diduga berkaitan dengan lambannya proses penyelesaian regulasi yang masih bergulir di Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Bone. Situasi ini memicu keresahan di kalangan petugas yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Seorang petugas kebersihan yang ditemui beberapa waktu lalu menuturkan, kondisi ekonomi mereka kini berada di titik sulit. Tanpa penghasilan tetap, ia dan rekan-rekannya terpaksa berutang demi bertahan hidup.
“Sejak awal tahun belum ada gaji. Terpaksa ngutang ke warung untuk makan sehari-hari, sekarang utangnya sudah menumpuk,” ujarnya lirih.
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan pekerja, tetapi juga berpotensi memengaruhi kualitas layanan kebersihan di daerah. Para petugas mengaku tetap bekerja meski dihimpit kesulitan ekonomi, karena tidak memiliki pilihan lain.
Kepala Bagian Hukum Setda Bone, Ramli, saat dikonfirmasi menyampaikan permohonan maaf dan menegaskan bahwa seluruh informasi resmi pemerintah daerah disampaikan melalui satu pintu.
“Mohon maaf, informasi dari pemda disampaikan satu pintu melalui Kepala Dinas Kominfo,” katanya singkat.
Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bone, Anwar, belum memberikan tanggapan.
Upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp sejak Sabtu malam hingga Minggu (5/4/2026) belum direspons, meski pesan terpantau telah diterima.
Ketiadaan kepastian ini semakin memperpanjang kegelisahan para petugas.
Mereka berharap pemerintah daerah segera memberikan kejelasan sekaligus solusi konkret atas keterlambatan pembayaran gaji yang telah berlangsung berbulan-bulan.
Sebelumnya diberitakan, Di balik capaian membanggakan Pemerintah Kabupaten Bone yang berhasil menembus 10 besar nasional dalam penilaian Adipura, tersimpan fakta memprihatinkan. Sejumlah petugas kebersihan non paruh waktu mengaku belum menerima gaji sejak awal tahun 2026.
Ironi di Balik Prestasi Adipura Bone, Petugas Kebersihan Mengaku Belum Digaji Sepanjang 2026
(Rustan)
