Warga Batu Melenggang Manfaatkan Banjir untuk Mencari Ikan di Arus Deras
2 min read
filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 133.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;
Langkat | Intipos.com– Banjir yang melanda Kabupaten Langkat sejak Rabu (26/11/25) semakin meluas hingga Sabtu (29/11/25). Di Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, genangan air tidak hanya merambah permukiman, tetapi juga melintasi badan Jalan Lintas Sumatra (Jalinsum) sehingga menyebabkan kelumpuhan akses. Sabtu (29/11/25)
Sejumlah pengendara bahkan terpaksa bermalam di pinggir jalan akibat debit air di kawasan Tanjung Pura yang terus meningkat.
Di tengah situasi banjir, warga Dusun 3 Sosial justru memanfaatkan arus deras untuk mencari ikan. Aktivitas ini berlangsung di parit-parit besar dan aliran air yang mengalir ke Jalinsum Desa Batu Melenggang. Arus kuat yang membawa ikan dari hulu menjadi peluang bagi warga untuk mendapatkan rezeki tambahan.
Setiap sore hingga malam, puluhan warga terlihat menyusuri arus air sambil membawa jaring, serokan, hingga karung. Sesekali terdengar teriakan kegembiraan saat ada ikan yang terperangkap di arus deras. Beberapa warga bahkan menyebut hasil tangkapan saat banjir jauh lebih banyak dibanding hari biasa.
“Kalau banjir begini memang banyak ikan turun ikut arus. Lumayan buat makan, kadang kalau dapat banyak bisa dijual,” ujar seorang warga yang ikut mencari ikan.

Tradisi turun ke banjir ini bukan hal baru bagi masyarakat setempat. Bagi sebagian warga, banjir besar dianggap sebagai momen musiman untuk menambah kebutuhan sehari-hari. Anak-anak hingga orang dewasa turut terlibat, meski tetap harus berhati-hati karena arus di beberapa titik cukup kuat.
Sementara itu, warga menilai respons BPBD Langkat masih lambat dalam melakukan evakuasi di beberapa titik yang terdampak cukup parah. Banyak keluarga masih bertahan di rumah masing-masing sambil berharap air segera surut.
Hingga malam ini, kondisi banjir di Batu Melenggang masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda, terutama di wilayah Tanjung Pura yang debit airnya terus naik. (Ay29)
