Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Tolak Kenaikan Harga BBM “Bergema” dalam Sidang Paripurna DPRD Medan

2 min read
Anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak Kenaikan Harga BBM bersubsidi “Bergema” dalam Sidang Paripurna DPRD Medan

Anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak Kenaikan Harga BBM bersubsidi “Bergema” dalam Sidang Paripurna DPRD Medan

Medan | intipos.com – Suara menolak Kenaikan Harga BBM bersubsidi “Bergema” dalam Sidang Paripurna DPRD Medan, Kamis (8/9). Aspirasi yang sedang menjadi tuntutan sebagian besar masyarakat ini digaungkan oleh anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Fraksi ini tegas menyatakan keprihatinan atas kenaikan harga BBM bersubsidi itu dalam rapat paripurna yang beragendakan Pemandangan Umum Fraksi terhadap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022.

Juru bicara Fraksi PKS DPRD Medan Irwansyah, S. Ag, SH menyampaikan penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi di podium rapat paripurna yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman.

Baca Juga  Tampilan Seni, Budaya dan UMKM Asahan Hibur Warga di PRSU ke-50

“Fraksi PKS turut berduka cita atas kenaikan harga BBM. Fraksi PKS dengan tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi dan meminta Pemerintah membatalkan kenaikan harga tersebut,” tegas Irwansyah diikuti sejumlah anggota Fraksi PKS lainnya dengan membentangkan tulisan “PKS MENOLAK KENAIKAN BBM”, ” BBM NAIK RAKYAT MENJERIT”, “BATALKAN KENAIKAN BBM LAEEE!!!, “.

Disampaikannya, kenaikan harga BBM akan menimbulkan multiflying effect yang dahsyat dengan naiknya harga barang-barang dan tarif transportasi umum.

“Efek dari kenaikan harga BBM akan sangat memberatkan rakyat yang belum pulih dari hempasan pandemi Covid-19. Kami menerima aspirasi dari beberapa elemen masyarakat seperti buruh dan masyarakat miskin kota yang tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan hariannya, ” tegas Irwansyah.

Baca Juga  Rutan Kelas I Labuhan Deli Bekali CPNS Melalui Pembinaan Fisik dan Mental Kader Pemasyarakatan

Terpisah, Ketua Fraksi PKS Syaiful Ramadhan mengatakan bahwa aksi PKS sebagai bukti bahwa PKS bersama rakyat.

“Aksi kami ini mungkin tidak bisa mengubah keputusan pemerintah pusat seketika tapi setidaknya rakyat tau bahwa kami bersama Rakyat,” katanya. (01)