Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Tanggapan Ketua DPRD Banyuasin, Terkait Warga Sulit Cari Air Bersih

2 min read
Tanggapan Ketua DPRD Banyuasin, Terkait Warga Sulit Cari Air Bersih

Tanggapan Ketua DPRD Banyuasin, Terkait Warga Sulit Cari Air Bersih

Banyuasin | Intipos.com – Datang musim kemarau tahun 2023 ini dirasakan oleh masyarakat banyak perbedaan dari aktivitas kehidupannya untuk mendapatkan air bersih, jika ditahun-tahun sebelumnya tak begitu sulit masyarakat mendapatkan sumber air bersih. Namun tahun 2023 ini sumber mata air banyak mengering ditambah saluran air dari PDAM Tirta Betuah sudah lebih dua bulan terakhir ini sudah tak mengalirkan air bersih lagi, ujar Roy warga Lingkungan 07, Kelurahan Betung ketika berbincang dengan media ini (26/8/2023).

“Untuk kepentingan Mandi, Cuci, kakus (MCK)  masyarakat di RW 07 bahkan hampir merata di wilayah Betung bagi yang mampu membeli airnya menggunakan tandon atau Tangki, tapi kebanyakan warga di lingkungan kami sini buat sumur di tepi parit,” sambung Somo sapaan warga setempat.

Baca Juga  Wabup Asahan Hadiri Penutupan Pekan PRSU ke-50 Tahun 2026

Masih kata Dia,” mengenai jaringan dari PDAM sudah terpasang lama tapi tidak mengalir airnya, kalau kami buka kran cuma keluar angin, apa kami bayar angin, sedang kami butuh airnya,”  imbuhnya sedih.

Dalam pemberitaan sebelumnya  Sudirman Lurah Betung membenarkan bahwa saat ini banyak warganya yang mengadukan kesulitan mendapatkan sumber mata air dan terlihat telah banyak yang beli untuk kepentingan MCK dan Lurah sendiri mengakui untuk di kantornya hanya menggunakan air jika ada hujan.

Sudirman mengatakan untuk kepentingan air bersih dari PDAM yang di rumah pribadinya saja ada jaringan tapi sudah lama tidak ada airnya, jadi sampai saat ini menggunakan air isi ulang dan air sumur galian walau airnya tak banyak, tutupnya.

Baca Juga  Tiorita Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya Melayu Bersama Kesultanan Negeri Langkat

Terkait perihal ketika dikonfirmasikan kepada Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan oleh media ini via WhatsApp mengatakan ” Dalam posisi seperti pemerintah harus mencarikan jalan keluarnya, setidaknya memberikan bantuan air bersih melalui untuk jangka pendek, jangka panjang untuk  membangun dan menambah jaringan PDAM atau atau kalau belum ada saluran membangun sumur bor, Bantuan air bersih melalui mobil tangki,” Itu jawabannya. (waluyo)