Sinkronisasi Program Prioritas, Pemerintah Kabupaten Asahan Gelar Rakorpem Bulan April
2 min read
Asahan | Intipos.com – Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menjadi pusat koordinasi dalam pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) periode April 2026 yang digelar pada Jumat pagi.
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH., M.AP, dengan tujuan utama memperkuat komunikasi dan menyelaraskan program kerja daerah agar sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional.
Kegiatan yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, hingga seluruh jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini diawali dengan penuh khidmat melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Selain pimpinan perangkat daerah, forum ini juga melibatkan para Camat, Direktur RSUD H. Abdul Manan Simatupang, Direktur PDAM Tirta Silau Piasa, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan.
Dalam bimbingan dan arahan yang disampaikannya, Wakil Bupati Rianto menegaskan bahwa Rakorpem adalah instrumen penting untuk memacu percepatan ekonomi daerah, penguatan kemasyarakatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia secara khusus menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan untuk memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program unggulan, mulai dari Gerakan ASRI, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga persiapan teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Program Sekolah Rakyat serta Sekolah Garuda.
Sesi diskusi dalam rapat ini juga diperdalam melalui ekspose materi dari Kepala BKPSDM Kabupaten Asahan yang memaparkan mengenai implementasi manajemen talenta ASN berdasarkan regulasi terbaru tahun 2025.
Sistem ini dirancang untuk memastikan penempatan ASN pada posisi strategis didasarkan pada kompetensi terbaik guna mewujudkan visi Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.
Selain isu birokrasi, agenda rapat juga menyoroti sektor pemukiman melalui paparan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) menjadi bahasan utama sebagai upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Sasaran prioritas program ini mencakup masyarakat berpenghasilan rendah, lansia, serta penyandang disabilitas yang memiliki hunian dengan kondisi rusak berat agar mendapatkan standar kelayakan tinggal yang lebih baik.
Melalui koordinasi yang intensif ini, diharapkan setiap instansi dapat bergerak serentak dan terintegrasi dalam mengeksekusi kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Seluruh rangkaian rapat koordinasi tersebut berlangsung dengan tertib dan produktif hingga berakhir menjelang siang hari dengan kesepakatan langkah kerja yang lebih konkret antar sektor.(RS)
