Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Siantar Semakin Tak Aman, Pedagang Nasi Goreng Dirampok

1 min read

SIANTAR | INTIPOS | Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah pepatah yang cocok untuk Bambang Subali (37) pedagang nasi goreng di Jalan Kartini, Kecamatan Siantar Barat, persisnya didepan sekolah Tamsis, Sabtu (15/10/2022) 03.00 Wib.

 

Pasalnya, Kota Siantar sudah mulai tak aman lantaran pedagang nasi goreng di rampok oleh pembelinya sendiri. Berharap membawa uang untuk anak istri di rumah, usai begadang berjualan semalaman malah penghasilan ludes di rampok orang.

 

Kejadian bermula saat Bambang ingin menutup dagangnya pukul tiga dini hari. Datang seorang pria yang mengendarai kendaraan matic tanpa plat nomor yang berpura-pura memasan nasi goreng. Saat itu Bambang mengiyakan pesanan lelaki itu.

Baca Juga  Diduga Terlibat Tawuran, 4 Remaja Dan Senjata Tajam Diamankan

 

“Dia mesan nasi dua bungkus, karena telor habis, kutinggalkan sebentar ke indomaret untuk membelinya. Begitu aku pulang ke warung, dia sudah gak ada lagi, kulihat laci steling sudah terbuka. Lemas kali aku bang, uang penjualan dan handphone hilang,” ujar Bambang yang sudah empat tahun berdagang disitu berwajah sedih.

 

“Sedihlah bang, mana uang penjualan ama modal dan hp untuk cari makan habis semua dibawanya. Tali gas keretaku pun diputuskannya bang, menangislah awak dibuatnya. Subuh-subuh harus pulang mendorong kereta sampai kerumah,” kata pedagang ini dengan raut wajah sedih. (ARV) 

Baca Juga  Diduga Terlibat Tawuran, 4 Remaja Dan Senjata Tajam Diamankan