Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Semangat Raih Predikat WBK, Lapas Narkotika Langkat Laksanakan Wawancara Evaluasi Mandiri

2 min read

LANGKAT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Langkat melaksanakan wawancara sebagai bagian dari proses evaluasi mandiri pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Rabu (27/8).

Wawancara dilakukan oleh tim dari Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang terdiri dari Ami, Mala, Dian, dan Harry dengan fokus pada penilaian kesiapan, komitmen, dan penerapan program kerja Rutan Ambon dalam membangun Zona Integritas.

Berlangsung secara virtual di ruang aula serbaguna Lapas,wawancara diikuti oleh Kepala Lapas Narkotika Langkat,. Tapianus Antonio Barus selaku penanggung jawab tim Zona Integritas (ZI), ketua tim ZI, sekretaris, serta seluruh anggota tim dari Pokja 1 hingga Pokja 6.

Baca Juga  Dari FGD SMSI Di Denpasar: Butuh Ribuan Triliun untuk Hilirisasi, Kehadiran Pusat Finansial Internasional Makin Mendesak

Dalam proses wawancara, Lapas Narkotika terlebih dahulu memperkenalkan jajaran tim pembangunan ZI, kemudian menyampaikan capaian pembangunan pada 6 area perubahan serta memaparkan inovasi-inovasi unggulan yang telah diterapkan. Sesi dilanjutkan dengan tanya jawab dari Tim Penilai Mandiri.

Beberapa pertanyaan yang diajukan terkait inovasi yang paling berdampak terhadap pelayanan publik, kendala yang dihadapi dalam implementasi pembangunan ZI.

Pada kesempatan tersebut, Tim Penilai memberikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Lapas Narkotika Langkat.

Tim Penilai menyampaikan bahwa Lapas Narkotika Langkat telah menunjukkan progres positif dalam membangun Zona Integritas.

Salah satu inovasi unggulan “Sapa Kasih” yang dihadirkan cukup relevan dan berdampak, tinggal terus dijaga kesinambungannya agar manfaatnya semakin luas bagi petugas, warga binaan serta masyarakat.

Baca Juga  Kelola Media Sosial Secara Kolaboratif, Dinas Kominfo Sumut Dorong OPD Bangun Komunikasi Publik yang Responsif

Sementara itu, Kalapas Antonio Barus menegaskan komitmen pihaknya untuk terus berjuang meraih predikat WBK.

“Kami memiliki tekad dan semangat yang kuat untuk mewujudkan Lapas Narkotika Langkat berpredikat WBK tahun 2025. Upaya ini bukan semata demi penghargaan, tetapi sebagai wujud pelayanan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas,” ungkapnya.

Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim penilai yang telah memberikan masukan berharga.

“Kami berterima kasih atas saran dan dukungan dari Tim Penilai. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan, agar Lapas Narkotika Langkat semakin siap dalam meraih predikat WBK,” pungkasnya.