Ruas Jalan Marah Rusli Kisaran Selesai Diperbaiki, Warga Minta ke Bupati di Portal
2 min read
Ket. Foto : Truk Conteiner yang melebihi tonase melintas di jalan Marah Rusli yang baru selesai dikerjakan, Selasa, 2 Agustus 2022.
Intipos.com, Asahan – Proyek pengerjaan hotmix ruas jalan Marah Rusli Kelurahan Selawan, Kisaran Timur dengan anggaran 1,5 Milyar dari APBD Pemerintah Kabupaten Asahan tahun 2022 kini telah selesai dikerjakan.
Seiring dengan selesainya pekerjaan peningkatan jalan tersebut, warga setempat mengaku senang dan berterimakasih kepada Bupati Asahan yang telah memperhatikan kerinduan masyarakat akan akses jalan yang baik selama ini.
Baca juga: https://intipos.com/truk-pengangkut-material-amblas-di-jalan-marah-rusli-kisaran/
Warga Kelurahan Mutiara, Ir Sofyan Rumapea (60) dan Iwan Setiawan (50) warga Kelurahan Selawan mengucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan H surya BSc dan Wakil Bupati Taufik Zainal Abidin yang telah membangun jalan Marah Rusli dengan aspal hotmix.
“Kami masyarakat kelurahan Mutiara dan Selawan mengucapkan terima kasih karena akses jalan Marah Rusli sudah selesai dikerjakan,” ungkap Sofyan kepada Intipos.com, Selasa, 2 Agustus 2022.
Selain itu, kata Sofyan, untuk mencegah kerusakan jalan pemerintah perlu melakukan pemasangan portal.
“Pemasangan portal itu nantinya akan membatasi tonase atau daya angkut truk yang berlebihan dari kekuatan jalan,” jelas Sofyan selaku pengamat kebijakan publik.
Menurutnya, jika tidak dilakukan pemasangan portal maka jalan Marah Rusli yang baru saja selesai dilakukan pengaspalan hotmix sepanjang kurang lebih 700 meter diprediksi tidak akan mampu bertahan.

“Jadi, saya meminta kepada pemerintah agar dilakukan pemasangan portal. Pasalnya, truck-truck yang melintas dijalan Marah Rusli ini kapasitasnya melebihi tonase. Meskipun pemerintah telah memasang perboden jalan III C artinya truck yang melintas diatasnya tidak melebihi dari kapasitas max 8 ton. Tapi kenyataannya truck yang melintas melebihi tonase.” ungkap mantan Dirtek PDAM era Alm Bupati Risuddin Rangkuti.

Hal senada juga disampaikan Iwan Setiawan. Dia berharap kepada pemerintah Kabupaten Asahan agar jalan tersebut dipasang portal.
“Kalau tidak dilakukan pemortalan maka anggaran milyaran rupiah ini akan sia-sia belaka dan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat terutama pengguna jalan. Semoga saja pemerintah mendengar aspirasi kami,” harap Iwan didampingi temannya Baharuddin Abdi (Jack), Hasril Hamonangan (Kancil), Edi Junaidi (Lawik). (Intipos, RS)
