Road To Kendal Business Meeting Diharapkan Bisa Meningkatkan Investasi
3 min read
KENDAL, INTIPOS.COM- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal menggelar Road To Kendal Business Meeting Tahun 2022, Selasa (1/11/2022) di Hotel Sae Inn Kendal.
Acara dihadiri oleh Bupati Kendal, H. Dico M Ganinduto, B.Sc Deputi Kepala Perwakilan Group Perumusan dan Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Bapak Muhammad Firdauz Muttaqin, Ketua Pansus II DPRD Kabupaten Kendal, Dr. Sri Supriyati, SE, MM beserta para anggota, Ketua Dekranasda Kabupaten Kendal, Wynne Frederica, S.E., Executive Director PT. Kawasan Industri Kendal, Bapak Didik Purbadi, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Purwanto, SH, M.Par,
Turut hadir para Kepala OPD terkait, para Pimpinan BUMN dan BUMD, dan diikuti oleh Kadin Kendal, PWI Kendal, HIPMI Kendal, serta para Pelaku Usaha Besar dan UMKM Unggulan di Kabupaten Kendal.
Dalam laporannya Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para mitra strategis dalam rangka upaya sinergitas dan kolaborasi dalam peningkatan investasi di Kabupaten Kendal.
“Selain itu, juga membangun suatu ekosistem investasi di Kabupaten Kendal agar berbagai pihak dapat saling berkontribusi menciptakan inovasi dalam rangka meningkatkan investasi di Kabupaten Kendal, dan
membangun iklim usaha yang kondusif di Kabupaten Kendal,” tambah Anang Widiasmoro.
Bupati Kendal dalam acara itu menyampaikan, bahwa kegitan ini diharapkan bisa meningkatkan investasi di Kabupaten Kendal, dan saat ini yang dibutuhkan oleh Pemkab Kensal salah satunya investasi dari para investor.
“Kita fokus sekarang pada 3 pilar Pembangunan Industri, Pariwisata dan UMKM. Dari tiga ini kita akan memberikan stimulus kepada para pelaku usaha, calon investor apa bila mereka mau berinvestasi di 3 bidang ini,” tambah Bupati Dico.
Lebih lanjut Bupati Dico mengatakan, bahwa UMKM ini juga meningkatkan branding dari Kabupaten Kendal, maka dibutuhkan para pengusaha, terutama pengusaha lokal Kendal yang ingin memajukan Kabupaten Kendal, sehingga stimulus juga akan berikan kepada mereka, dengan harapan investasi di Kabupaten Kendal akan lebih tinggi lagi.
Bupati Dico juga mengungkapkan, Pemkab Kendal memiliki target yang cukup besar, bagaimana kawasan-kawasan yang sudah kita tentukan jadi wisata ini bisa lebih maju, dan 5000 hektar peruntukkan untuk kawasan Industri segera ground breaking suport.
Sedangkan Deputi Kepala Perwakilan Group Perumusan dan Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Bapak Muhammad Firdauz Muttaqin menyampaikan, bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kendal cukup bagus, yaitu pertumbuhannya diatas ekonomi Jawa Tengah maupun nasional di tahun 2021. Artinya Kabupaten Kendal memiliki potensi yang cukup besar, terutama dari sisi ekspor, investasi dan konsumsi masyarakat. Jadi pemerintah diharapkan bisa memberikan dukungan ekonomi.
“Kami juga ikut mendorong masyarakat untuk berinvestasi sebanyak-banyaknya di Kabupaten Kendal, karena Kendal memiliki banyak potensi,” kata Firdauz.
Terkait dengan potensi UMKM, Firdauz mengatakan, UMKM di Kabupaten Kendal sangat banyak, sehingga bisa memberikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
“Bank Indonesia juga mendorong UMKM di Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Kendal dengan fasilitasi pameran, baik di dalam maupun di luar negeri agar mereka bisa ekspor. Tentunya dengan produk-produk yang sudah kita perbaiki, sehingga menjadi potensi sekali untuk dijual di dalam maupun di luar negeri,” terang Muhammad Firdauz.
Pihaknya juga menginformasikan, pada tanggal 9 November di Jawa Tengah akan ada Sentral Java Bisnis dan Investment Forum. Acara ini mengundang investor baik dari dalam maupun luar negeri untuk hadir melihat potensi investasi yang ada di Jawa Tengah.
Suroto Anto Saputro
