Percepat Penanggulangan Stunting, Pemkab Asahan Gelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah
3 min read
Asahan | Intipos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menggelar Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah dalam rangka pembudayaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai upaya percepatan penanggulangan stunting pada remaja putri yang diintegrasikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Kecamatan Air Batu, pada Selasa (28/07/2026).
Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., berharap perhatian Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap dunia pendidikan tidak hanya terbatas pada kegiatan tersebut, tetapi terus berlanjut melalui berbagai program pembangunan pendidikan di masa mendatang.
Ia, juga menyampaikan bahwa Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting tidak hanya membekali peserta didik dengan gizi jasmani, tetapi juga gizi rohani melalui pendidikan agama. Dengan demikian diharapkan lahir generasi yang sehat secara fisik, kuat secara mental, berakhlak mulia, serta mampu mewujudkan masyarakat Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, M.K.M., melaporkan bahwa Gerakan Aksi Bergizi bertujuan meningkatkan kesadaran remaja putri usia sekolah mengenai pentingnya menerapkan perilaku hidup sehat, mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin setiap minggu, membiasakan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta memperkuat komitmen sekolah agar Gerakan Aksi Bergizi dapat dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat.
Ia menyampaikan bahwa sasaran kegiatan berjumlah 450 siswi yang berasal dari SMP Islamiyah, MTs, dan Madrasah Aliyah Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting.
Melalui kegiatan ini diharapkan para remaja putri sebagai calon ibu di masa depan memiliki status gizi yang baik, terbebas dari anemia, serta mampu melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, kompeten, dan berdaya saing dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Bupati Asahan yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., menegaskan bahwa Gerakan Aksi Bergizi di Sekolah merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Asahan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas melalui pembiasaan konsumsi gizi seimbang serta pemberian Tablet Tambah Darah kepada remaja putri.
Disampaikan pula bahwa kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai langkah nyata pemerintah dalam melakukan deteksi dini terhadap kondisi kesehatan para pelajar sehingga berbagai faktor risiko kesehatan dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti secara tepat.
Selain itu, PKG merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang tidak hanya bertujuan mendeteksi penyakit, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar para pelajar semakin peduli terhadap kesehatan diri. Dengan kondisi tubuh yang sehat, para pelajar diharapkan lebih siap belajar, berprestasi, serta meraih cita-cita.
Terakhir, Azmy mengajak seluruh pelajar, khususnya remaja putri, agar disiplin mengonsumsi Tablet Tambah Darah setiap minggu serta mengikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis sebagai upaya menjaga kesehatan dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Usai penyampaian amanat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Pemkab Asahan kepada Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, penampilan yel-yel Gerakan Aksi Bergizi oleh para siswa-siswi Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan kepada para siswi.
Selanjutnya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan beserta rombongan meninjau pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan skrining anemia melalui pemeriksaan Hemoglobin (Hb) yang dilakukan oleh dokter dan tenaga kesehatan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian pemeriksaan berjalan dengan baik sebagai bagian dari upaya deteksi dini kondisi kesehatan para pelajar sekaligus mendukung percepatan penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Asahan, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Asahan, Ketua Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting, Drs. H. Imran Mahdin, M.Ag., Camat Air Batu beserta Ketua TP PKK Kecamatan Air Batu, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Asahan, Kepala Desa Hessa Air Genting, Kepala Sekolah SMP, MTs, dan MA Yayasan Pendidikan Islamiyah Hessa Air Genting beserta para guru dan tamu undangan lainnya.(Intipos.RS).
