Nawal Peringati Maulid Nabi Dengan Patuhi Prokes dan 3M
2 min read
MEDAN | INTIPOS.COM – Nawal Menghimbau agar peringatan Maulid Nabi saat ini haruslah dengan menerapkan protokol kesehatan dan 3M. Hal tersebut penting untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah ini.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sumatera Utara (Sumut) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara virtual, karena pandemi Covid-19. Meski dirayakan dengan cara berbeda, Penasihat DWP Sumut Nawal Lubis mengajak masyarakat untuk merayakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan gembira.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor DWP Sumut Jalan Teuku Cik Dik Tiro Medan, Senin (26/10). Nawal menceritakan bagaimana kemeriahan peringatan Maulid Nabi di setiap tempat sebelum pandemi.
“Dulu kita merayakan dengan sangat gembira dan sukacita, di setiap kampung, sekolah sangat gembira kita memperingati Maulid Nabi,” kata Nawal.

Nawal juga mengajak para peserta yang mengikuti peringatan Maulid Nabi secara virtual tersebut untuk meneladani Nabi Muhammad SAW. Terutama mengajarkannya kepada anak-anak, sehingga anak-anak bisa tumbuh dengan meneladani akhlak yang mulia Nabi Muhammad SAW.
Baca juga : Langgar Prokes 3M Satgas Covid -19 Mebidang Ultimatum Sejumlah Pelaku Usaha
Baca juga : https://siberindo.co/25/10/2020/razia-masker-petugas-tangkap-pembawa-enam-jeriken-tuak/
“Jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ajak Nawal.
Dalam ceramahnya, Ustaz Hasbi Al Mawardi Lubis menyampaikan, ada beberapa hikmah memperingati Maulid Nabi. Antara lain, pahala silaturahmi, pahala menuntut ilmu dan pahala bersedekah.
Hasbi menjelaskan, pahala silaturahmi didapat dari berkumpul, menuntut ilmu didapat dari mendengarkan ceramah. Sedangkan pahala bersedekah didapat dari menyiapkan makanan pada saat acara maulid.
Selain itu, Hasbi juga menyampaikan ada beberapa cara mencintai Rasul. Pertama, bersatu dalam akidah, berjemaah dalam beribadah, toleransi dalam khilafiah, serta rukun dalam bermuamalah.
“Rukun dalam bermuamalah sama siapa? Tetangga, saudara, orang tua, istri, suami dan lain lain,” kata Hasbi.
Sementara itu, Ketua DWP Linda Fauziah A Haris Lubis mengharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan nutrisi batin, maupun spiritual kepada seluruh anggota DWP Sumut yang mengikuti peringatan maulid tersebut.
“Sebenarnya DWP ingin mengadakan ini secara langsung, tapi karena kondisi Covid-19 ini kita tidak tatap muka. Kita lakukan ini secara vitrual, agar mendapat nutrisi batin atau imun spiritual kepada seluruh anggota DWP Sumut,” ujar Linda. (Intipos/Risa)
