Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kodam Brawijaya Dukung Program Kementan Tingkatkan LTT di Jawa Timur

2 min read


Surabaya | Intipos.com – 
Kodam V/Brawijaya menyatakan dukungannya terhadap program Kementerian Pertanian (Kementan) terkait peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Jawa Timur. 

Dukungan itu bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui optimalisasi lahan pertanian yang ada di wilayah Jawa Timur.

Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A, mengatakan jika sinergi antara TNI-AD, khususnya Kodam Brawijaya dan Kementan merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung program strategis nasional di sektor pertanian. 

“Kami siap membantu dalam pendampingan dan pengawalan program LTT untuk memastikan keberhasilan penanaman padi di wilayah-wilayah yang menjadi target,” ujar Pangdam di Gedung Balai Prajurit Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Selasa (07/01/2025).

Baca Juga  Rutan Tanjung Pura Laksanakan Penambahan 25 Ekor Kambing ke Lahan Ketapang, Karutan Fransisco Pandia Pimpin Langsung Kegiatan

Kodam V/Brawijaya, kata Pangdam, telah mengerahkan Babinsa di berbagai wilayah untuk bekerja sama dengan petani, Pemerintah d

daerah, dan Dinas Pertanian setempat. Langkah ini meliputi sosialisasi, pembukaan lahan, pengolahan tanah, hingga pendistribusian benih dan pupuk.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, mengungkapkan apresiasi atas dukungan yang dilakukan oleh pihak Kodam.

“Kerja sama ini sangat penting untuk mengoptimalkan target LTT tahun ini. Dengan keterlibatan TNI, para petani merasa lebih didukung dan termotivasi,” ungkapnya.

Program LTT itu, kata Menteri Amran, juga bertujuan untuk memanfaatkan lahan tidur dan meningkatkan produktivitas pertanian di daerah yang sebelumnya kurang tergarap.

Baca Juga  Safari Ramadhan Wakapolda Sumut di Babussalam, Pererat Silaturahmi dengan Ulama dan Masyarakat

“Diharapkan, sinergi ini dapat meningkatkan produksi beras di Jawa Timur, sehingga dapat berkontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” tandasnya. (RR)