Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Kapolri Minta Masyarakat Untuk Tidak Panik Terkait Ledakan Bom Didepan Gereja Katedral Makassar

2 min read

INTIPOS | JAKARTA –  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh masyarakat untuk tidak panik pasca terjadinya aksi dugaan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021)

Sigit menegaskan, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mendalami pelaku dari aksi teror tersebut. Korps Bhayangkara menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai aksi tersebut.

“Kami sedang dalami pelakunya dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Untuk itu masyarakat tidak usah terlalu panik, menginggat Negara hadir dan tidak akan kalah dengan aksi teror atau serangan apapun” kata Kapolri.

baca juga : Ditresnarkoba Polda Jateng Razia Tempat Hiburan Dan 11 Cafe di Semarang

Sigit menyebut, pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akan terus melakukan penindakan terhadap para kelompok teroris. Hal itu merupakan komitmen dari Korps Bhayangkara untuk memberantas jaringan-jaringan teroris tersebut.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebut, Kapolri juga langsung memerintahkan Kadensus 88 untuk ke Makassar guna melakukan pendalaman terhadap aksi teror tersebut.

Bom

“Kemudian, bahwa kejadian ini terkait aksi terorisme atau bukan tentunya perintah Kapolri siang ini Kadensus berangkat ke Makassar dan tentunya di Makassar sudah ada Korwil Densus dibantu satuan Serse Polda dan Polrestabes untuk olah TKP. Kami sudah gelar police line disana dan kami juga sudah menyisir benda apa saja sekecil apapun kami olah TKP,” jelas Argo Yuwono.

Argo memastikan bahwa aparat kepolisian menjamin keamanan dari keberlangsungan momentum peringatan Wafat Isa Al Masih pada tanggal 02 April 2021 dan perayaan Paskah 04 April 2021 mendatang.

baca juga : https://siberindo.co/28/03/2021/menag-aksi-keji-yang-menodai-kehidupan-berbangsa/

Argo menyebutkan, Asops Kapolri nantinya akan memberikan petunjuk ke seluruh wilayah terkait melakukan penjagaan dengan melakukan operasi rutin jajaran kepolisian di gereja-gereja.

“Tentunya operasi rutin kami tingkatkan. Asops Kapolri akan memberikan petunjuk ke wilayah-wilayah terutama berkaitan kegiatan peringatan wafatnya Isa Al Masih dan kegiatan Paskah. Ini bagian dari pengamanan yang kami lakukan secara serentak. Kami ajak seluruh elemen masyarakat ikut dalam memelihara Kamtibmas,” ucap Argo Yuwono.

“Masyarakat diminta untuk tetap tenang, serahkan ke kepolisian untuk lidik, penyidikan dan identifikasi terkait kasus ini,” kata Argo melanjutkan.

Peristiwa ledakan di depan Gereja Makassar pada hari Minggu pagi itu diduga Bom bunuh diri yang dilakukan pelaku berjumlah dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Saat melakukan aksinya, para pelaku diduga langsung tewas di TKP. Saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. (Red/KYD)