Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Jalan Baru Retak Duluan, Kualitas Proyek Rp10,9 Miliar di Bone Dipertanyakan

1 min read

Bone |Intipos.com – Proyek rehabilitasi jalan senilai hampir Rp11 miliar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mulai mengalami kerusakan meski belum genap enam bulan sejak dinyatakan rampung pada Desember 2025.

Pantauan di ruas Jalan Langsat–Jalan Rambutan, Kota Watampone, Kamis (25/6/2026), menunjukkan sejumlah titik permukaan aspal telah mengalami retak. Kondisi tersebut memicu pertanyaan publik mengenai mutu pekerjaan dan efektivitas pengawasan proyek.

Sejumlah warga menilai kerusakan yang muncul dalam waktu singkat mengindikasikan kualitas pengerjaan yang patut dipertanyakan. Terlebih, jalan tersebut sebelumnya telah memiliki dasar berupa rabat beton yang dinilai cukup padat sehingga seharusnya mampu menopang lapisan aspal dengan baik.

Baca Juga  Mobil Dinas Pemkab Bone Diduga Isi Pertalite Bersubsidi, Pajaknya Juga Terindikasi Menunggak

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut dikerjakan oleh CV Ilham Jaya Anugrah dengan nilai kontrak Rp10.963.250.845 dan masa pelaksanaan selama 180 hari kalender. Proyek itu didanai melalui Bantuan Keuangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2025 untuk rehabilitasi sejumlah ruas jalan di Kota Watampone.

Saat dimintai tanggapan mengenai munculnya kerusakan dalam waktu singkat dan apakah kondisi tersebut mencerminkan lemahnya pengawasan proyek, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas BMCKTR Kabupaten Bone, Jumran, yang saat proyek berlangsung juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hanya memberikan jawaban singkat.

Baca Juga  Kapolres Langkat Dukung Bakti Kesehatan Polda Sumut, Ribuan Warga Serbu Pelayanan Gratis

“Iya ituji,” kata Jumran saat dikonfirmasi, Minggu, 21 Juni 2026.

Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak penyedia proyek.

(Rustan)