Jaga Prokes Di Masa Pandemi Para Pendekar Di Pacitan Sepakat Tidak Gelar Suroan
1 min read
INTIPOS | Pacitan – Tradisi Suroan biasa digelar dalam rangka menyambut 1 Muharram oleh perguruan pencak silat dengan menggelar Suro Agung atau sasahan warga baru. Dengan hal tersebut Polres Pacitan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan beberapa pengurus pencak silat yang ada di Pacitan.
Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono menjelaskan pihaknya mengundang ketua dan para pengurus IPSI dan juga dari pengurus pencak silat yang ada untuk koordinasi terkait tradisi Suroan dan Suran Agung yang biasanya diselenggarakan pada bulan Sura atau Muharam.
“Karena mengingat kondisi pandemi Covid-19 dan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kita sampaikan bahwa untuk kegiatan Suro Agung atau sasahan sementara ditunda,”ujar Kapolres usai Rakor di Mapolres,Minggu (08/08/2021)
Lebih lanjut Wiwit Ari mengatakan, Sesuai hasil rakor bersama maka untuk acara suran di Kabupaten Pacitan untuk sementara waktu di tiadakan karena masih pandemi serta ketua pencak silat masing-masing telah menyatakan bahwa mereka tidak akan melaksanakan (sasahan).
“Kami juga meminta agar Ketua Cabang masing-masing untuk segera memberikan perintah atau petunjuk kepada pengurus di bawahnya atau ketua ranting-ranting agar tidak melaksanakan Suro Agung,”jelas Kapolres.
AKBP Wiwit Ari mengajak seluruh pendekar yang ada di Pacitan untuk bersama-sama mensosialisasikan protokol kesehatan dengan mentaati 5M, biar masyarakat itu juga patuh, bahwa Covid ini masih ada. Karena untuk menangani Covid-19 tidak cukup hanya tiga pilar, TNI-Polri, pemerintah daerah yang memutus Covid-19.
“Kita butuh kerja sama masyarakat semuanya. Kita butuh kesadaran masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19 yang belum reda di Kota berjuluk 1001 Goa,”pungkasnya.(tyo)
