Isteri Meninggal, Bayi Ditahan RS, Akhirnya Ditebus Bupati Asahan
2 min read
Bayi Ditahan RS, Akhirnya Ditebus Bupati Asahan
Asahan | Intipos.com – Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSOs, MSi melalui Wakil Bupati (Wabup) Asahan Rianto SH, MAP akhirnya menebus biaya persalinan pasangan suami isteri Rudi (42) dan Arfika (38) warga Kelurahan Mutiara Kecamatan Kisaran Timur yang bayinya sempat ditahan pihak Rumah Sakit Swasta Permata Hati Kisaran, Selasa (17/6/2025).
“Jadi tadi Pak Bupati mendapat informasi persoalan ini, kemudian saya langsung diperintah untuk menyelesaikannya.”ucap Rianto
Usai menyelesaikan administerasi Wabup Rianto mengucapkan terima kasihnya kepada pihak rumah sakit karena telah merawat bayi yang baru lahir ini dengan baik dan selamat. Kita tau rumah sakit swasta ini tentunya mempunyai prosedur.
Dijelaskannya RS Permata Hati merupakan rumah sakit swasta, proses bantuan tidak semudah di rumah sakit milik pemerintah daerah. Namun pihaknya tetap berupaya semaksimal mungkin agar Rudi dan anaknya bisa segera pulang.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak ragu berkonsultasi dengan pihak Kelurahan atau Kecamatan apabila menghadapi kendala biaya kesehatan.
“Kalau dari awal informasi ini sampai ke pemerintahan setempat, ada program jaminan kesehatan yang bisa digunakan. Kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang lagi dan ini harus menjadi pembelajaran,” ucap Mantan Kasat Reskrim Polres Asahan Ini .
Sebelumnya diketahui kisah haru yang menerpa Pasangan suami istri (Pasutri) bernama Rudi (42) dan Afika (38) yang tinggal di Jalan Ali Syahbana, Lingkungan III, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan ini berawal dari tanggal 10 Juni 2025 ketika itu isterinya Arfika melahirkan putra pertamanya di RS Permata Hati Kisaran dengan cara melalui operasi (Caesar). Setelah operasi berhasil dilakukan, bayi laki-laki ini selamat dan ibu nya meninggal dunia akibat pendarahan. Keesokan harinya, jenazah Almarhumah Arfika inipun disemayamkan.
“Jujur bang, saya dan istri gak punya biaya untuk persalinan, jadi bayi yang baru lahir ini ditahan oleh pihak Management RS Permata Hati Kisaran selama satu Minggu,” ungkap Rudi dengan nada sedih sambil menggendong bayinya yang diserahkan Wakil Bupati kepadanya usai ditebus.
Saya ucapkan terima kasih kepada Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar dan Wakil Bupati Asahan, Rianto, karena telah membantu biaya persalinan Almarhumah isteri saya sebesar Rp.6 juta.” Semoga Allah SWT memberikan kesehatan dan keselamatan buat Pak Bupati dan Wakil Bupati, ” ucapnya.
Ditempat yang sama Camat Kota Kisaran Timur, Ahmad Syaiful Pasaribu, SAP, MM, didampingi Lurah Mutiara R.A. Harahap dan Kepala Lingkungan III, Ali Sakti, mengucapkan terima kasihnya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan karena telah menyelesaikan biaya persalinan warganya di RS Permata Hati Kisaran. (Intipos.RS).
