Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Hadiri RUPS Tahunan Bank Sumut, Wabup Asahan Dukung Percepatan Menuju KBMI 2

2 min read

Asahan | Intipos.com – Wakil Bupati (Wabup) Asahan Rianto SH, MAP menghadiri kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Buku 2025 PT Bank Sumut (Perseroda) dalam rangka pembahasan kinerja perusahaan dan penguatan permodalan Bank Sumut menuju Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2.

 

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Kepala Daerah Kabupaten /Kota se-Sumatera Utara, Komisaris PT Bank Sumut (Perseroda),Direksi PT Bank Sumut (Perseroda), OPD terkait Pemprovsu, OPD terkait Pemkab/Kota se-Sumatera Utara, Kepala Cabang Bank Sumut Asahan,Plt Kepala BPKAD Kabupaten Asahan serta tamu undangan lainnya berlangsung di Lantai 10 Kantor Pusat Bank Sumut (Perseroda),Jalan Imam Bonjol No.18, Medan, Senin (6/4/2026).

 

Pada kesempatan itu Wabup Rianto menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Asahan terhadap penguatan peran Bank Sumut sebagai bank pembangunan daerah.

Baca Juga  Semangat Kolaborasi Warnai Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara

 

Dirinya berharap Bank Sumut terus memperkuat modal, meningkatkan kualitas layanan, serta menghadirkan inovasi produk perbankan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

 

Mantan Kasat Reskrim Polres Asahan ini juga menegaskan bahwa Bank Sumut memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat Kabupaten Asahan.

 

Ditempat yang sama Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution dalam arahannya menegaskan komitmen seluruh pemegang saham untuk mendorong Bank Sumut naik kelas ke Kelompok Bank dengan Modal Inti (KBMI) 2.

 

Langkah tersebut penting agar Bank Sumut semakin kuat, sehat, dan mampu bersaing dalam menghadapi tantangan industri perbankan ke depan.

Baca Juga  Payabakung United Juara Liga 4 Sumut, Wagub Surya Serahkan Trofi Piala Gubernur

 

Bobby juga menjelaskan bahwa saat ini modal inti Bank Sumut telah mencapai sekitar Rp5,2 triliun dan masih membutuhkan tambahan sekitar Rp 800 miliar untuk masuk ke kategori KBMI 2.

 

Selain itu,  pemegang saham telah menyepakati penyetoran kembali sebagian dividen tahun buku 2025 sebagai tambahan modal pada tahun 2026.

 

Diakhir arahannya orang no satu di Sumut ini mendorong Bank Sumut untuk terus melakukan inovasi dan memperluas produk layanan perbankan, sehingga tidak hanya bergantung pada sektor APBD dan ASN, tetapi juga mampu menjangkau masyarakat luas dan dunia usaha.(Intipos.RS)