Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Gubernur Sumut Dukung Rencana Pemkab Samosir Bangun Kawasan Pantai Danau Toba

2 min read
Gubernur Sumut Dukung Rencana Pemkab Samosir Bangun Kawasan Pantai Danau Toba

Gubernur Sumut Dukung Rencana Pemkab Samosir Bangun Kawasan Pantai Danau Toba

 

SAMOSIR | Intipos.com – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendukung rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, yang akan membangun kawasan pantai di Danau Toba sepanjang 22 Kilometer. Hal tersebut diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

 

Tanggapan atas rencana pembangunan pantai yang membentang dari kawasan Tano Ponggol Kecamatan Pangururan hingga Pelabuhan Simanindo, Kecamatan Simanindo, disampaikannya, di sela-sela kegiatan Penyerahan Aset Pemprov kepada Pemkab Samosir, berupa Rumah Dinas Bupati hingga Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom, Minggu (6/7/2025).

 

“Konsep Long Beach (Pantai Panjang) ini bisa menghidupkan perekonomian masyarakat Samosir. Pemerintah Provinsi siap mendukung. Untuk mewujudkan ini perlu kolaborasi dan sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi dan tentunya pemerintah pusat,” tegas Bobby.

 

Namun rencana ini, menurutnya, perlu memperhatikan dan mempersiapkan banyak hal. Di antaranya tantangan untuk membebaskan lahan sepanjang puluhan kilometer yang notabene saat ini masih banyak yang dikuasai masyarakat. Oleh karena itu, perlu ada langkah kolaboratif, bagaimana seluruh pihak terkait, juga harus memberikan dukungan agar proyek berjalan dengan baik.

Baca Juga  Khidmat, Wakil Bupati Asahan Lepas Keberangkatan 26 Calon Jamaah Haji di Aek Loba

 

Begitu juga dengan desain besar perencanaan pembangunan Long Beach ini, harus memerhatikan bagaimana pengelolaannya, perawatan/pemeliharaan, hingga model tampilan kawasan pantai. Dengan kata lain, ada jangka panjang agar setiap titik atau lokasinya menjadi destinasi menarik pengunjung, baik wisatawan lokal, nasional, hingga mancanegara, sebagaimana Danau Toba yang mendunia.

 

“Bukan hanya membangun, tapi kita juga harus tahu bagaimana perawatan tiap spot ke depan. Harus ada konsep yang jelas agar proyek ini benar-benar bermanfaat,” ucap Bobby.

 

Selain itu, Bobby juga meminta dukungan penuh Pemkan Samosir dalam menyukseskan event Internasional dan Re-validasi Geopark Kaldera Toba. Seperti dalam beberapa bulan ke depan, tepatnya Oktober 2025, akan ada agenda lomba lari Ultra-Trail du Mont-Blanc (KTMB), dengan perkiraan sebanyak 5.000 peserta dari berbagai negara di dunia.

 

“Bukan sekadar lomba lari, tetapi sebagai promosi pariwisata yang ada di Sumatera Utara, khusunya Danau Toba. Para peserta bisa saja tinggal selama seminggu di sini. Jadi kita harus mempersiapkan bagaimana agar mereka (wisatawan) mengetahui tempat-tempat wisata yang menyenangkan

Baca Juga  Semangat Kolaborasi Warnai Peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara

 

“Ini bukan hanya lomba lari. Kita bicara soal promosi wisata dan ekonomi lokal. Peserta bisa tinggal seminggu di sini, dan kita harus tahu mereka mau ke mana saja. Jalur lari dan tempat wisatanya harus disiapkan sebaik mungkin,” katanya.

 

Tak hanya itu, Pemprov Sumut juga bersiap menghadapi revalidasi status UNESCO Global Geopark Kaldera Toba pada Juli ini. Saat ini status geopark tersebut berada pada posisi “kartu kuning” atau peringatan, setelah sebelumnya sempat memperoleh kartu hijau.

 

“Beberapa geosite penting ada di Samosir. Jadi kita berharap dengan upaya bersama, termasuk penataan Long Beach dan event internasional ini, Samosir bisa ikut merebut kembali green card Geopark Kaldera Toba,” tutupnya. (RR)