Dunia Mahasiswi Di Begal Di Tanjung Morawa
2 min read
DELISERDANG – Dua wanita yakni, Nurul Novita Sari (21) dan Feby Andin (21) warga Pematang Siantar, dirampok oleh dua kawanan pelaku begal bersajam di Jalan Paya Nibung, Desa Dalu 10 B, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang. Dalam peristiwa itu, 1 unit sepeda motor dan sejumlah barang berharga lainnya berhasil digasak pelaku.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Senin (11/5/2026 ) sekira Pukul 23.00 WIB. Malam itu, kedua korban merupakan Mahasiswi disalah satu perguruan tinggi di Kota Medan, dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4642 WAH, dari Medan melaju hendak pulang menuju perumahan Senda Residence Tanjung Morawa.
Namun diperjalanan tepatnya di Jalan Paya Nibung, keduanya dihadang oleh dua pria dan memaksanya untuk berhenti sembari pelaku mengancam korban dengan senjata tajam sebilah pisau. Disitu, korban yang ketakutan karena diancam akan dibunuh, lalu menuruti permintaan pelaku.
Sehingga dua kawanan pelaku dengan leluasa merampas sepeda motor milik korban dan 1 unit Laptop merek HP, 1 unit Handphone Vivo Y19s, 1 unit I Phone 7 serta dokumen penting lainnya, KTP, SIM berikut dokumen lainnya yang ada didalam tas korban.
“Peristiwa itu sudah dilaporkan oleh korban ke pihak kepolisian dan kami berharap polisi secepatnya menangkap para pelaku. Akibat kejadian itu, kini korban mengalami trauma,”kata warga dilokasi.
Sementara, Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni Damanik SH, ketika dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut, mengatakan jika korban tidak ada membuat laporan di Polsek Tanjung Morawa.
“Korban belum ada membuat laporan ke Polsek Tanjung Morawa dan bisa saja kemungkinan ke Polresta Deliserdang,”kata Jonni Damanik, Rabu (13/5/2026).
Ironisnya, meski Polisi rutin melakukan kegiatan patroli, namun aksi kejahatan begal di Tanjung Morawa, masih tetap meresahkan warga. Warga berharap aparat kepolisian mampu mengungkap kasus yang dialami kedua Mahasiswi itu, dan menindak tegas terhadap para pelaku kejahatan jalanan yang semakin hari, kian meresahkan masyarakat.
