DPRD Medan Minta Masyarakat Pahami Tanggap Bencana Kebakaran
2 min read
Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor meminta masyarakat pahami tanggap bencana kebakaran
MEDAN | Intipos.com – DPRD Medan meminta masyarakat pahami tanggap bencana kebakaran. Hal ini dimaksudkan untuk meminimalisir kerugian baik harta dan jiwa akibat kebakaran.
Anggota DPRD Medan, Antonius Tumanggor pada Minggu mengatakan hal tersebut. Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kesediaan Kadis DPKKM, Albon Sidauruk yang sudah mengutus anggotanya untuk memberikan wawasan tentang tanggap bencana kebakaran, serta mendemonstrasikan tata cara pemadaman api.
“Kita mengusulkan pembangunan 4 UPT Dinas Pemadam Kebakaran di daerah Medan Tembung, Helvetia, Tuntungan dan Medan Kota sudah direspon positif,” jelasnya.
Baca Juga: PT Biocycle Bantu Pemko Medan Atasi Sampah Gunakan Larva BSF
Dia mengingatkan masyarakat apabila terjadi kebakaran sebaiknya masyarakat tidak panik.
“Saya meminta masyarakat mengetahui jenis-jenis api dalam bencana kebakaran. Kalau bisa setiap rumah yang 2 lantai, wajib memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Karena biasanya, rasa panik akan membuat orang menjadi ceroboh sehingga mengakibatkan kobaran api tidak terkendali,” jelasnya.
Antonius juga mengingatkan restribusi kebakaran yang dibayarkan masyarakat, kantor maupun perusahaan nantinya untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan.
“Nantinya bisa dikembangkan untuk pembelian dan perawatan alat pemadam kebakaran. Idealnya seperti itu, akan tetapi saat ini, terbatas anggaran untuk pembelian unit baru, peralatan maupun SDM,” terangnya.
Lanjutnya lagi, kalau semua pengadaan pemadam tersedia di setiap gedung dan rumah, niscaya kebakaran dapat teratasi sedini mungkin. “Apabila nanti ada pelatihan untuk masyarakat, biar pihaknya saja yang melatih,” pintanya.
Antonius Tumanggor kembali meminta, agar warga Kota Medan mematuhi standart pemadam kebakaran. Terutama di pertokoan, hotel, maupun gedung perkantoran.
“Kita harus menyiapkan alat pemadam api, sehingga bisa lebih awal mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (01)
