Di Jatim 215.997 Kendaraan Di Periksa, 21 Orang Reaktif
2 min read
INTIPOS | Surabaya – Beragam upaya Pemerintah Jawa Timur, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 dan virus varian baru terus dilakukan. Dari mulai sosialisasi Protokol Kesehatan (Prokes) di tempat – tempat vital, hingga penyekatan jalur mudik juga telah di laksanakan. Namun semua itu perlu dukungan dari masyarakat dalam penerapan pelaksanaannya, agar masyarakat dapat terhindar dari virus-virus yang mematikan itu.
Kapolda Jatim juga telah menghimbau pengelola tempat wisata untuk tetap menerapkan prokes ketat kepada pengunjung, dan para wisatawan juga harus mematuhi Prokes yang sudah ditetapkan oleh pengelola.
“Masyarakat yang mengunjungi tempat-tempat tersebut, tetap menggunakan masker, kemudian mematuhi apa yang sudah ditetapkan pengelola,”ujar Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya saat melakukan kunjungan di tempat wisata Pasuruan, pada Sabtu (15/05/2021).
“Lalu bagi petugas yang sedang melaksanakan kewajibannya, sediakan sarana prasarana, seperti thermo gun, tempat cuci tangan, dan berkoordinasi dengan satgas, apabila ditemukan orang yang suhu badannya naik, supaya dilakukan tindak lanjut, apabila nanti di tes dan ternyata reaktif bisa ditindaklanjuti ke rumah sakit yang sudah dirujuk,”imbuhnya.
Lebih lanjut Kapolda juga mengatakan, terkait dengan penyekatan jalur yang telah dilakukan oleh TNI-Polri di seluruh Jawa Timur bersama pemerintah daerah, di pos Check Point telah melakukan pemeriksaan kepada ribuan kendaraan yang melintas di pos tersebut, dan melakukan rapid test secara random, hasilnya ada 21 orang yang dinyatakan reaktif dan positif.
“Kami telah melakukan beberapa kegiatan yaitu penyekatan terhadap kendaraan yang hendak melakukan perjalanan luar kota maupun luar provinsi, diantaranya ada 215.997 kendaraan yang telah diperiksa ,dan sudah diputar balik ada 43.665, sedangkan yang dilakukan swab antigen secara acak, ada 3.197 ada 21 yang reaktif dan positif. Sehingga dilakukan perawatan,”papar Kapolda
Nico juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang akan kembali, untuk melengkapi dirinya dengan surat keterangan bebas covid, surat tugas dari instansi di mana mereka bekerja ataupun perusahaan. Sedangkan untuk pribadi, dilengkapi dengan surat keterangan dari RT – RW setempat.
“Lalu kami memohon kepada seluruh masyarakat tetap waspada karena di sekitar kita covid masih berada dan tentunya ada juga varian baru yaitu B1617 yang dari India itu perlu kita waspadai, karena sifatnya lebih cepat dan melemahkan kita, sehingga perlu waspada. Sekali lagi saya himbau kepada masyarakat, ayo patuh, jaga diri, jaga keluarga, jaga negara,”tandas Kapolda Jatim.(hms/tyo)
