Kolaborasi dengan Inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan di KBA Kampung Tua Bakau Serip
3 min read
Kampung Tua Bakau Serip. [Ist]
Batam | Intipos.com – Kemitraan antara Kampung Tua Bakau Serip dan inisiatif Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dari Astra telah menciptakan dampak yang signifikan dalam pengembangan komunitas dan pelestarian lingkungan. Gari Dafit Semet, sebagai penggerak utama di kampung ini, mengakui bahwa dukungan dari PT Astra International Tbk sangat membantu dalam berbagai program yang telah dilaksanakan.
“Kami bersyukur atas bantuan Astra yang telah mendukung kami dalam mencapai tujuan ini,” ungkap Gari.
KBA atau Kampung Berseri Astra adalah program Kontribusi Sosial Berkelanjutan dari PT Astra International Tbk—sebuah perusahaan nasional yang memiliki 293 anak usaha, antara lain bergerak di sektor otomotif, pembiayaan, jalan tol, dan asuransi. Program ini diimplementasikan kepada masyarakat dengan konsep pengembangan yang mengintegrasikan empat pilar: Pendidikan, Kewirausahaan, Lingkungan, dan Kesehatan. Melalui program KBA, masyarakat dan Astra bisa berkolaborasi untuk bersama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, cerdas, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kampung Berseri Astra.
Sejak menjadi desa binaan KBA, berbagai program telah diluncurkan, mulai dari kesehatan hingga pendidikan. Dalam bidang kesehatan, Astra membantu memberdayakan kader kesehatan untuk menyediakan pemeriksaan rutin bagi warga, serta program edukasi tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan.
“Kami juga mengadakan kampanye untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit menular dan cara pencegahannya,” tambahnya.
Dengan pelatihan yang diberikan, kader kesehatan di kampung ini menjadi lebih mampu dalam memberikan informasi dan layanan kesehatan kepada masyarakat. Ini bukan hanya meningkatkan kesehatan individu, tetapi juga memperkuat kapasitas komunitas dalam menghadapi tantangan kesehatan.
Di sektor pendidikan, Astra memberikan beasiswa bagi anak-anak kurang mampu, memastikan akses ke pendidikan yang lebih baik. Beasiswa ini tidak hanya mencakup biaya sekolah, tetapi juga menyediakan peralatan belajar dan akses ke kegiatan ekstrakurikuler yang mendukung pengembangan diri anak-anak. “Kami ingin memastikan bahwa tidak ada anak yang tertinggal dalam pendidikan hanya karena faktor ekonomi,” kata Gari.
Pendidikan yang lebih baik menjadi pondasi bagi masa depan anak-anak di kampung ini, membantu mereka mengembangkan potensi dan meraih impian.
Di sektor lingkungan, program penanaman mangrove dan kegiatan bersih-bersih pantai telah dilaksanakan dengan antusiasme tinggi. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan warga setempat, tetapi juga melibatkan sukarelawan dari luar kampung, termasuk mahasiswa dan organisasi lingkungan.
“Keterlibatan sukarelawan memberikan perspektif baru dan semangat tambahan bagi kami,” ujar Gari.
Mereka bersama-sama melakukan penanaman ribuan bibit mangrove, yang berfungsi untuk melindungi pesisir dari erosi dan sebagai habitat bagi berbagai spesies. Ini juga menciptakan kesadaran yang lebih luas tentang pentingnya ekosistem mangrove dalam melindungi lingkungan.
Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kolaborasi ini juga menciptakan peluang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
“Setiap kegiatan yang kami lakukan membawa pesan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama,” jelas Gari.
Dengan melibatkan berbagai pihak, mereka berharap dapat menciptakan jaringan dukungan yang kuat untuk pelestarian lingkungan di Kampung Tua Bakau Serip. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang solid dapat membawa perubahan nyata dalam komunitas.
Selain itu, program CSR dari Astra juga mencakup pelatihan kewirausahaan bagi warga.
“Kami diajari cara mengelola usaha kecil dan menengah, sehingga kami bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” katanya.
