Media Berita Online Lugas – Tegas – Terpercaya

Proyek Jalan Rp10,9 Miliar Mulai Retak, Publik Menunggu Penjelasan BMCKTR Bone

1 min read

Bone | Intipos.com – Proyek rehabilitasi ruas Jalan Langsat–Jalan Rambutan di Kota Watampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, senilai sekitar Rp10,9 miliar terus menuai sorotan. Meski baru dinyatakan rampung pada Desember 2025, sejumlah bagian permukaan jalan dilaporkan telah mengalami keretakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, retakan tampak muncul di beberapa titik pada lapisan aspal. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kualitas pekerjaan maupun efektivitas pengawasan proyek yang usianya belum genap enam bulan.

Untuk memperoleh penjelasan, media ini mengonfirmasi Kepala Dinas BMCKTR Kabupaten Bone, Askar, S.ST., M.Si. Konfirmasi diajukan terkait dugaan penyebab keretakan, termasuk apakah proses pengaspalan yang dilakukan saat kondisi hujan berpotensi memengaruhi kualitas hasil pekerjaan serta apakah dinas akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek dan pengawasannya.

Baca Juga  Satlantas Polres Bone Kawal Kepulangan Jamaah Haji, Arus Lalu Lintas di Sekitar Al Markaz Tetap Lancar

Namun hingga berita ini ditulis, Kepala Dinas BMCKTR belum memberikan tanggapan. Pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat, 26 Juni 2026, berstatus centang dua dan terindikasi telah terbaca, tetapi tidak direspons.

Hingga berita ini ditayangkan pada Minggu, 28 Juni 2026, pihak Dinas BMCKTR Kabupaten Bone belum memberikan klarifikasi.

Media ini tetap membuka ruang bagi hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Sebelumnya diberitakan, jalan baru retak duluan, kualitas proyek Rp10,9 miliar di Bone dipertanyakan.

Baca Juga  Diduga Truk Kontraktor Antre Solar Subsidi, Penggunaan BBM Bersubsidi untuk Proyek Jalan di Bone Dipertanyakan

(Rustan)