Tanpa Fasilitas Latihan, Pembalap Langkat Tembus 5 Besar Astra Honda Dream Cup Sumut
3 min read
Langkat | Intipos.com – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pembalap muda asal Kabupaten Langkat dalam ajang Astra Honda Dream Cup Regional Sumatera Utara yang digelar di Sirkuit Multifungsi IMI Sumut pada 19 April 2026.
Meski tanpa didukung fasilitas latihan yang memadai, para pembalap muda Langkat mampu menunjukkan performa luar biasa dengan menembus posisi 5 besar dalam ajang bergengsi tersebut. Senin (20/04/26)
Keikutsertaan mereka bukan tanpa tantangan. Hingga saat ini, para atlet balap motor di Kabupaten Langkat masih belum memiliki sarana latihan khusus seperti sirkuit tetap. Kondisi ini memaksa mereka untuk berlatih secara terbatas, bahkan harus berpindah-pindah lokasi demi mengasah kemampuan.
Namun keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat juang para pembalap muda. Dengan tekad dan kerja keras, mereka mampu bersaing dengan pembalap dari berbagai daerah di Sumatera.
Hebatnya lagi, salah satu pembalap muda berbakat asal Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Ardiansyah, yang tergabung dalam tim Steven Mobil Binjai Printing IYMT Racing Team, berhasil meraih podium kedua pada kelas Matic 130cc Standar Non Juara Lokal Sumut. Capaian ini semakin mempertegas bahwa atlet-atlet muda Langkat memiliki potensi besar untuk bersinar di kancah yang lebih tinggi.
Menariknya, balapan berlangsung dalam kondisi wet race setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur kawasan Medan pada siang hari. Trek yang basah dan licin membuat tingkat kesulitan meningkat drastis, sehingga para pembalap dituntut memiliki skill, fokus, dan keberanian ekstra untuk bisa tetap kompetitif.
Event ini sendiri merupakan ajang berskala nasional yang diikuti oleh pembalap dari berbagai provinsi seperti Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan daerah lainnya. Persaingan yang ketat ditambah kondisi lintasan basah membuat capaian ini menjadi prestasi yang patut diapresiasi.
Sekretaris Forum Pembalap dan Penggiat Balap Motor Kabupaten Langkat yang juga mantan pembalap Sumatera Utara, Rifi Fidia Nasution, menyampaikan bahwa prestasi ini adalah bukti nyata potensi besar atlet muda Langkat di tengah keterbatasan.
“Ini bukan sekadar hasil lomba, tapi bukti bahwa anak-anak Langkat punya kualitas dan mental juara. Apalagi balapan tadi dalam kondisi wet race, itu jauh lebih sulit.
Tapi mereka tetap bisa bersaing walaupun tanpa fasilitas latihan yang layak,” ujarnya.
Ia juga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Langkat untuk mendukung perkembangan para atlet balap motor ke depan.
“Kami sangat berharap Pemerintah Kabupaten Langkat dapat segera menyediakan tempat latihan khusus bagi para atlet balap. Dengan adanya fasilitas yang memadai, kami yakin prestasi pembalap Langkat bisa lebih meningkat dan mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Manager Team Steven Mobil Binjai Printing IYMT Racing Team, Steven Yap, turut mengapresiasi perjuangan Ardiansyah dan seluruh pembalap muda Langkat.
“Ardiansyah menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Di kondisi wet race yang sangat menantang, dia tetap bisa tampil maksimal dan meraih podium. Ini hasil kerja keras dan mental bertanding yang luar biasa,” ungkapnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi momentum bagi berbagai pihak, khususnya pemerintah daerah, untuk lebih memperhatikan perkembangan olahraga balap motor di Kabupaten Langkat. Dengan dukungan yang tepat, bukan tidak mungkin pembalap Langkat akan terus mencetak prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang. (Ay29)
